Cegah Dampak Asap Karhutla, Kodam Hasanuddin Bagikan 150 Ribu Masker

SulawesiPos.com – Kodam XIV/Hasanuddin menargetkan pembagian 150.000 masker kepada masyarakat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga Minggu (18/10/2026), sebagai upaya mengurangi risiko paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga hari pertama pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), sebanyak 55.000 masker telah dibagikan di sejumlah titik, termasuk persimpangan jalan, lingkungan sekolah, dan tempat ibadah. Pembagian tersebut melibatkan sekitar 600 prajurit TNI.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan pembagian masker akan berlanjut hingga target yang disiapkan dapat disalurkan kepada masyarakat.

“Pembagian masker dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2026, dengan total 150.000 masker yang disiapkan untuk masyarakat,” ujar Bangun Nawoko.

Hari Pertama, 55 Ribu Masker dan 2.200 Kotak Susu Dibagikan

Selain masker, Kodam XIV/Hasanuddin juga menyalurkan 2.200 kotak susu Cimory kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi di Kota Makassar.

Bangun Nawoko mengatakan pembagian masker dan susu tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.

BACA JUGA:  Kabut Asap Kalimantan Tengah Jadi Isu Regional, Malaysia dan Brunei Tempuh Jalur ASEAN

“Hari pertama pelaksanaan, Kodam XIV/Hasanuddin telah membagikan 55.000 masker dan 2.200 kotak susu Cimory kepada masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi risiko paparan asap di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik,” sambungnya.

Bangun Nawoko menambahkan, kegiatan kemanusiaan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.

Menurutnya, TNI berkomitmen hadir membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kesejahteraan.

Melalui pembagian masker hingga 18 Oktober 2026, Kodam XIV/Hasanuddin berharap masyarakat dapat lebih terlindungi dari risiko paparan asap akibat karhutla.

SulawesiPos.com – Kodam XIV/Hasanuddin menargetkan pembagian 150.000 masker kepada masyarakat di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga Minggu (18/10/2026), sebagai upaya mengurangi risiko paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga hari pertama pelaksanaan pada Jumat (16/10/2026), sebanyak 55.000 masker telah dibagikan di sejumlah titik, termasuk persimpangan jalan, lingkungan sekolah, dan tempat ibadah. Pembagian tersebut melibatkan sekitar 600 prajurit TNI.

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko mengatakan pembagian masker akan berlanjut hingga target yang disiapkan dapat disalurkan kepada masyarakat.

“Pembagian masker dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2026, dengan total 150.000 masker yang disiapkan untuk masyarakat,” ujar Bangun Nawoko.

Hari Pertama, 55 Ribu Masker dan 2.200 Kotak Susu Dibagikan

Selain masker, Kodam XIV/Hasanuddin juga menyalurkan 2.200 kotak susu Cimory kepada masyarakat, khususnya siswa-siswi di Kota Makassar.

Bangun Nawoko mengatakan pembagian masker dan susu tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik.

BACA JUGA:  Bupati Bone Imbau Warga Gunakan Masker dan Jaga Kesehatan di Tengah Cuaca Ekstrem

“Hari pertama pelaksanaan, Kodam XIV/Hasanuddin telah membagikan 55.000 masker dan 2.200 kotak susu Cimory kepada masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi langkah preventif untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan warga sekaligus langkah preventif untuk membantu mengurangi risiko paparan asap di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik,” sambungnya.

Bangun Nawoko menambahkan, kegiatan kemanusiaan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI.

Menurutnya, TNI berkomitmen hadir membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi yang berpotensi mengganggu kesehatan dan kesejahteraan.

Melalui pembagian masker hingga 18 Oktober 2026, Kodam XIV/Hasanuddin berharap masyarakat dapat lebih terlindungi dari risiko paparan asap akibat karhutla.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru