SulawesiPos.com – Amaluddin Syarif, sosok yang fotonya akrab bagi pengguna internet di Indonesia karena kerap muncul sebagai sampul lagu MP3 pada awal 2000-an, meninggal dunia di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2026) sore.
Pria berusia 46 tahun yang dikenal dengan julukan “Mas Stafaband” itu dilaporkan meninggal dunia di RS Akademis Makassar.
Berdasarkan informasi yang diterima, jenazahnya berada di rumah duka di Jalan Muhammad Yamin, Lorong 4, Makassar.
Kabar kepergian Amaluddin turut disampaikan tempatnya bekerja, Service Operation TIF (PT Telkom Infrastruktur Indonesia) Area 4 Makassar, melalui akun media sosial @servo_tif4.
Informasi mengenai kepergiannya juga beredar di berbagai akun media sosial lainnya.
Ucapan belasungkawa, doa, serta cerita kenangan dari pengguna media sosial yang mengenal sosoknya melalui sampul lagu MP3 turut membanjiri kolom komentar.
Bagi banyak orang, wajah Amaluddin mengingatkan mereka pada masa ketika mengunduh lagu dalam format MP3 menjadi salah satu cara populer menikmati musik.
Berawal dari Koleksi Lagu Indonesia
Popularitas Amaluddin bermula dari kebiasaannya mengoleksi lagu-lagu Indonesia favorit. Pada masa ketika berbagi musik melalui internet mulai populer, ia mengunggah koleksinya ke situs berbagi berkas 4Shared.
Agar koleksi musiknya terlihat rapi, Amaluddin menggunakan foto dirinya sebagai sampul album.
Ia tidak menyangka keputusan sederhana itu membuat wajahnya tersebar luas setelah berkas MP3 tersebut banyak diunduh dan dibagikan ulang oleh pengguna internet.
Foto Amaluddin kemudian muncul di berbagai komputer dan menjadi salah satu gambar yang melekat dalam ingatan pengguna musik digital era 2000-an.
Kisah di balik foto tersebut terungkap ketika Amaluddin tampil dalam acara Pagi Pagi Ambyar di Trans TV pada Januari 2026.
Dalam wawancara itu, ia menceritakan bagaimana kebiasaannya mengunggah koleksi lagu pribadi justru membuat wajahnya dikenal luas.
Amaluddin mengaku merasa malu ketika mengetahui fotonya tersebar di mana-mana. Ia merasa dirinya bukan siapa-siapa, meski banyak orang mengenal wajahnya melalui sampul lagu yang mereka unduh.
Di luar popularitas yang datang tanpa disengaja, Amaluddin tetap menjalani kehidupan sehari-hari seperti biasa. Ia bekerja di Service Operation TIF Area 4 Makassar, terpisah dari identitasnya yang telanjur dikenal sebagai “Mas Stafaband”.
Kepergiannya meninggalkan kenangan bagi pengguna internet di berbagai daerah yang pernah menjumpai fotonya saat mengunduh lagu.
Selamat jalan, Amaluddin Syarif, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan kenangan tentangmu tetap hidup di hati mereka yang pernah mengenal sosokmu melalui sampul MP3.


