Mahasiswa Desak Pencegahan Geng Motor di Makassar, Polres: Kami Sudah Ambil Langkah Luar Biasa

SulawesiPos.com — Kepolisian mengungkap sudah mengambil langkah luar biasa dalam penanganan geng motor dan tindak kriminalitas di Kota Makassar. Langkah tersebut dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat, patroli rutin hingga penindakan hukum terhadap pelaku.

Hal itu disampaikan Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Syamsuardi, S.Sos., M.H., yang menerima massa Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka saat menggelar aksi di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 9, Makassar, Selasa (13/10/2026) sore.

“Kami sudah jelaskan bahwa kepolisian sudah mengambil langkah-langkah luar biasa, ah, kemudian ada tiga langkah yang kita lakukan, yang pertama pre-emptive, kedua preventif, dan represif,” ujarnya kepada SulawesiPos.com.

Syamsuardi menjelaskan, langkah preemtif dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat, termasuk di sekolah, masjid, hingga pertemuan bersama warga melalui program Ngobrol Pintar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Ngopi Kamtibmas).

“Jadi, itu semua kami sudah lakukan, preemptif memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada warga, baik di sekolah-sekolah, di masjid, kemudian pertemuan dengan Ngopi Kamtibmas,” katanya.

BACA JUGA:  Sepekan Beraksi, 38 Pelaku Kriminal Jalanan Diciduk Polrestabes Makassar

Sementara itu, langkah preventif dilakukan melalui patroli setiap malam.

Kepolisian juga membentuk tim khusus di setiap kecamatan dan polsek untuk menangani aksi geng motor.

“Di sisi lain, preventif yang kami lakukan adalah melakukan patroli tiap malam. Ada memang tim dibentuk untuk, khusus untuk itu. Jadi setiap kecamatan, setiap polsek ada timnya untuk memberantas daripada geng motor-geng motor itu,” jelasnya.

Adapun langkah represif dilakukan melalui penangkapan dan proses hukum terhadap pelaku yang terlibat dalam tindak kriminalitas.

“Kemudian, represifnya ya sudah berapa kami tangkap, kami berikan tindakan hukum,” tambahnya.

Sebelumnya, Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka menggelar aksi untuk menggali informasi terkait kebijakan kepolisian dalam menangani persoalan geng motor dan berbagai tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Jenderal Lapangan sekaligus Dewan Penasihat Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka, Andi Saiful, mengatakan kepolisian perlu mengoptimalkan kebijakan serta merespons dengan cepat laporan masyarakat yang menjadi korban tindak kriminalitas.

“Kami mengimbau kepada Polrestabes Makassar agar memaksimalkan seluruh kebijakan serta mempercepat respons terhadap masyarakat yang mengalami tindak kriminalitas di jalanan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:  Polisi Bergerak Cepat! 5 Anggota Geng Motor Pembacok Bocah Ditangkap di Makassar

SulawesiPos.com — Kepolisian mengungkap sudah mengambil langkah luar biasa dalam penanganan geng motor dan tindak kriminalitas di Kota Makassar. Langkah tersebut dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat, patroli rutin hingga penindakan hukum terhadap pelaku.

Hal itu disampaikan Kapolsek Ujung Pandang, Kompol Syamsuardi, S.Sos., M.H., yang menerima massa Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka saat menggelar aksi di Polrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani No. 9, Makassar, Selasa (13/10/2026) sore.

“Kami sudah jelaskan bahwa kepolisian sudah mengambil langkah-langkah luar biasa, ah, kemudian ada tiga langkah yang kita lakukan, yang pertama pre-emptive, kedua preventif, dan represif,” ujarnya kepada SulawesiPos.com.

Syamsuardi menjelaskan, langkah preemtif dilakukan melalui penyuluhan kepada masyarakat, termasuk di sekolah, masjid, hingga pertemuan bersama warga melalui program Ngobrol Pintar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Ngopi Kamtibmas).

“Jadi, itu semua kami sudah lakukan, preemptif memberikan penyuluhan-penyuluhan kepada warga, baik di sekolah-sekolah, di masjid, kemudian pertemuan dengan Ngopi Kamtibmas,” katanya.

BACA JUGA:  Bentrok Geng Motor vs Warga Kembali Pecah di Urip Sumoharjo Makassar, 1 Motor Terbakar dan 1 Pria Kena Busur

Sementara itu, langkah preventif dilakukan melalui patroli setiap malam.

Kepolisian juga membentuk tim khusus di setiap kecamatan dan polsek untuk menangani aksi geng motor.

“Di sisi lain, preventif yang kami lakukan adalah melakukan patroli tiap malam. Ada memang tim dibentuk untuk, khusus untuk itu. Jadi setiap kecamatan, setiap polsek ada timnya untuk memberantas daripada geng motor-geng motor itu,” jelasnya.

Adapun langkah represif dilakukan melalui penangkapan dan proses hukum terhadap pelaku yang terlibat dalam tindak kriminalitas.

“Kemudian, represifnya ya sudah berapa kami tangkap, kami berikan tindakan hukum,” tambahnya.

Sebelumnya, Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka menggelar aksi untuk menggali informasi terkait kebijakan kepolisian dalam menangani persoalan geng motor dan berbagai tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat.

Jenderal Lapangan sekaligus Dewan Penasihat Gerakan Solidaritas Mahasiswa Merdeka, Andi Saiful, mengatakan kepolisian perlu mengoptimalkan kebijakan serta merespons dengan cepat laporan masyarakat yang menjadi korban tindak kriminalitas.

“Kami mengimbau kepada Polrestabes Makassar agar memaksimalkan seluruh kebijakan serta mempercepat respons terhadap masyarakat yang mengalami tindak kriminalitas di jalanan,” ujarnya saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA:  Sikat Geng Motor, Polisi Makassar Sita 30 Motor Bermasalah dalam Razia Kamtibmas

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru