Ayah Fitri kemudian mendapatkan penanganan medis di Puskesmas.
Fitri menduga kebakaran kemungkinan berkaitan dengan korsleting listrik. Ia menyebut kabel di rumahnya sudah lama dan masih menggunakan kabel berwarna hitam dan merah.
“Ya (mungkin korslet) karena kabelnya itu kabel lama, yang masih hitam merah itu,” katanya.
Meski menduga korsleting, Fitri mengatakan tidak mencium bau kabel terbakar sebelum api muncul.
“Tapi tidak ada bau kabel, hangus, ini tidak, langsung api naik ke kasur saya punya anak,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, informasi kebakaran diterima pada pukul 06.34 Wita. Petugas tiba di lokasi 12 menit kemudian, yakni pukul 06.46 WITA.
Sebanyak 15 unit armada pemadam dan satu unit rescue dikerahkan. Operasi penanganan melibatkan 40 personel pemadaman dan 10 personel rescue.
Api berhasil dikuasai pada pukul 07.26 Wita. Armada dan personel kemudian meninggalkan lokasi sekitar pukul 07.50 WITA.
Objek kebakaran tercatat sebanyak empat rumah dengan luas sekitar 30 x 40 meter. Lima KK terdampak dalam peristiwa tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun, satu warga mengalami luka ringan saat membantu proses penyelamatan.
Kondisi rumah yang sebagian berbahan kayu membuat api cepat menyebar dan melalap bangunan di sekitarnya.

