SulawesiPos.com — Hujan akhirnya turun di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (7/9/2026) siang. BMKG memprediksi hujan juga akan turun di wilayah Kecamatan Rappocini dan Panakkukang.
Hujan dengan intensitas ringan turun di Manggala dan tidak berlangsung lama.
Langit di wilayah Manggala tampak diselimuti awan tebal saat gerimis turun. Hujan tersebut berlangsung sekitar lima menit.
Hujan tersebut menjadi penanda datangnya kembali hujan setelah Makassar dilanda kemarau panjang dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut juga sejalan dengan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait pertumbuhan awan di sejumlah wilayah Makassar dan Gowa.
Ketua Tim Bidang Meteorologi BBMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha, mengatakan BMKG melihat adanya awan di sebagian wilayah Makassar dan Gowa.
“Kami lihat ada awan di sebagian wilayah Makassar/Gowa,” kata Yudha kepada SulawesiPos.com, Senin.
Menurut Yudha, keberadaan awan tersebut membuat sejumlah wilayah Makassar berpotensi diguyur hujan, termasuk Kecamatan Manggala.
“Hari ini ada (potensi hujan), khususnya di sebagian Kecamatan Panakkukang, Manggala, dan Rapocini,” ujar Yudha.
Dengan demikian, gerimis yang telah turun di Manggala menjadi salah satu realisasi dari potensi hujan yang sebelumnya dipantau BMKG.
Hujan Diprediksi Menguat di Desember
Sebelumnya, BMKG memprediksi hujan mulai kembali turun di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Desember 2026.
Prediksi tersebut disampaikan meski fenomena El Nino diperkirakan masih berlangsung hingga April 2027.
Yudha mengatakan masuknya angin monsun Asia pada akhir tahun akan membawa lebih banyak uap air ke wilayah Sulsel.
Kondisi tersebut diperkirakan dapat mengurangi pengaruh El Nino terhadap curah hujan.
Menurut Rizky, perubahan pola angin tersebut mulai terasa pada periode Desember 2026 hingga awal 2027.
Wilayah Sulsel bagian barat diperkirakan menjadi salah satu kawasan yang lebih dulu mengalami peningkatan curah hujan.
“Kami prediksi pada bulan Desember itu sudah mulai turun hujan, khususnya di wilayah Sulsel bagian barat,” kata Rizky, Jumat (4/9).
Sebelumnya Salat Istisqa Digelar di Makassar
Turunnya gerimis di Manggala terjadi sehari setelah Pemerintah Kota Makassar bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Salat Istisqa digelar mulai pukul 07.00 Wita sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termasuk Kota Makassar.
Munafri mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT sekaligus ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.
“Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan,” ujarnya.

