Tak Ada Kata “Terima Kasih” dalam Bahasa Bugis-Makassar, Apa Penggantinya?

Balasan dalam bentuk tindakan menjadi salah satu cara masyarakat Bugis-Makassar menunjukkan penghargaan kepada orang lain.

Kuru’ sumange’ Pengganti “Hati-hati di Jalan”

Menariknya, kuru’ sumange‘ juga dapat digunakan dalam konteks ketika seseorang hendak bepergian. Ungkapan “hati-hati di jalan” yang lazim digunakan saat ini ternyata bukan bentuk asli dalam bahasa Bugis-Makassar.

“Nah, itu hati-hati di jalan sebenarnya juga tidak ada juga. Karena semua terganti dengan kata tadi kuru’ sumange’ mu itu,” ungkapnya.

Sementara itu, ungkapan salama’ki disebut sebagai bentuk yang lebih modern karena berasal dari serapan kata “selamat”.

“Salama’ki itu kan modern itu. Itu dari serapan kata selamat. Jadi salama’ ki,” ujarnya.

Selain kuru’ sumange‘ dan salama’ki, terdapat pula ungkapan yang dahulu umum digunakan masyarakat ketika seseorang hendak meninggalkan tempat.

“Jadi dulu itu orang tua kita kalau misalnya mau pergi toh, dia bilang mengucapkan kata massimangna’,” kata Burhan.

Massimangna’ sejatinya bermakna permisi atau ungkapan bahwa seseorang sudah akan pergi.

BACA JUGA:  Saudagar Bugis Makassar Berkumpul di PSBM XXVI, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Nasional dan Global

Dalam percakapan masyarakat Bugis, ungkapan tersebut kemudian dapat dibalas dengan assimangi aleta.

“Biasanya dibalas dengan kalau orang Bugis biasanya dibalas dengan assimangi aleta,” tuturnya.

Menurut Burhan, massimangna’ tidak hanya bermakna permisi secara harfiah.

Ada makna lain yang terkandung dalam ungkapan tersebut, yakni keinginan seseorang untuk beranjak atau meninggalkan tempat.

Massima’ itu kan bukan cuma sekadar mengatakan bahwa permisi toh. ‘Saya ingin beranjak’ gitu toh,” jelasnya.

Sementara itu, balasan assimangi aleta juga memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjawab permisi.

Di dalamnya terkandung doa agar orang yang pergi mendapatkan keselamatan dan kebaikan dalam perjalanannya.

“Tapi sebenarnya di balik kata assimangi aleta” itu adalah ‘pergilah dengan selamat, dengan kebaikan’ katanya.

Balasan dalam bentuk tindakan menjadi salah satu cara masyarakat Bugis-Makassar menunjukkan penghargaan kepada orang lain.

Kuru’ sumange’ Pengganti “Hati-hati di Jalan”

Menariknya, kuru’ sumange‘ juga dapat digunakan dalam konteks ketika seseorang hendak bepergian. Ungkapan “hati-hati di jalan” yang lazim digunakan saat ini ternyata bukan bentuk asli dalam bahasa Bugis-Makassar.

“Nah, itu hati-hati di jalan sebenarnya juga tidak ada juga. Karena semua terganti dengan kata tadi kuru’ sumange’ mu itu,” ungkapnya.

Sementara itu, ungkapan salama’ki disebut sebagai bentuk yang lebih modern karena berasal dari serapan kata “selamat”.

“Salama’ki itu kan modern itu. Itu dari serapan kata selamat. Jadi salama’ ki,” ujarnya.

Selain kuru’ sumange‘ dan salama’ki, terdapat pula ungkapan yang dahulu umum digunakan masyarakat ketika seseorang hendak meninggalkan tempat.

“Jadi dulu itu orang tua kita kalau misalnya mau pergi toh, dia bilang mengucapkan kata massimangna’,” kata Burhan.

Massimangna’ sejatinya bermakna permisi atau ungkapan bahwa seseorang sudah akan pergi.

BACA JUGA:  Saudagar Bugis Makassar Berkumpul di PSBM XXVI, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Nasional dan Global

Dalam percakapan masyarakat Bugis, ungkapan tersebut kemudian dapat dibalas dengan assimangi aleta.

“Biasanya dibalas dengan kalau orang Bugis biasanya dibalas dengan assimangi aleta,” tuturnya.

Menurut Burhan, massimangna’ tidak hanya bermakna permisi secara harfiah.

Ada makna lain yang terkandung dalam ungkapan tersebut, yakni keinginan seseorang untuk beranjak atau meninggalkan tempat.

Massima’ itu kan bukan cuma sekadar mengatakan bahwa permisi toh. ‘Saya ingin beranjak’ gitu toh,” jelasnya.

Sementara itu, balasan assimangi aleta juga memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menjawab permisi.

Di dalamnya terkandung doa agar orang yang pergi mendapatkan keselamatan dan kebaikan dalam perjalanannya.

“Tapi sebenarnya di balik kata assimangi aleta” itu adalah ‘pergilah dengan selamat, dengan kebaikan’ katanya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru