SulawesiPos.com – Polisi menangkap pria berinisial NS alias J, 22 tahun, setelah diduga membusur mahasiswa bernama Agus Wirakusuma, 21 tahun, di Makassar, Sulawesi Selatan, seusai pelaku tersinggung karena ditegur saat berulang kali menggeber sepeda motor di depan warung nenek korban, sementara penangkapan dilakukan di Jalan Goa Ria, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, pada Selasa (4/8/2026).
Korban dibusur pada Jumat (31/7), ketika pelaku bolak-balik melintas sambil menggeber motornya dengan suara keras di sekitar warung milik nenek korban.
Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin mengatakan pelaku telah diamankan dan kini menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Pelaku berhasil diamankan oleh anggota Opsnal Polsek Biringkanaya dan saat ini telah menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kompol Wahiduddin, Selasa (4/8).
Menurut polisi, cekcok bermula saat korban menegur pelaku yang dianggap mengganggu suasana di depan warung.
“Korban menegur pelaku yang bolak balik menggeber-geber sepeda motornya dengan suara keras di depan warung nenek korban. Pelaku pun tidak terima dan dendam kepada korban,” kata Wahiduddin.
Diserang dari Belakang usai Ajakan Duel
Polisi menyebut pelaku sempat mengajak korban menuju area sekitar restoran burger untuk berduel.
Korban menolak ajakan itu dan memilih kembali ke warung neneknya.
Saat itulah pelaku diduga datang dari belakang lalu melepaskan busur panah yang mengenai pinggang kanan korban.
“Korban sempat diajak pelaku menuju arah Burger King. Namun saat korban kembali ke warung, pelaku datang dari arah belakang lalu membusur korban hingga mengenai pinggang sebelah kanan,” kata Wahiduddin.
Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui menyerang korban karena kesal setelah ditegur.
“Pelaku mengakui melakukan penganiayaan karena kesal ditegur korban. Pelaku juga mengaku saat kejadian berboncengan dengan seorang rekannya berinisial M,” ungkap Wahiduddin.
Polisi juga mengamankan satu anak panah yang diduga dipakai dalam penyerangan tersebut.
Rekan pelaku berinisial M masih dalam pengejaran meski identitasnya disebut telah dikantongi penyidik.
“Barang bukti dan pelaku telah dibawa ke Polsek Biringkanaya. Masih ada rekan pelaku lainnya yang telah dikantongi identitasnya,” pungkas Wahiduddin.

