Dua Sapi Jumbo Disembelih, Amran Sulaiman Tebar Manfaat di Hari Tasyrik

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, langsung melaksanakan ibadah kurban sesaat setelah tiba dari Tanah Suci pada Sabtu (30/5/2026).

Kepulangannya ke Makassar bertepatan dengan suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang masih berlangsung hingga 13 Dzulhijjah.

Setibanya di AAS Building, Makassar, sekitar pukul 14.35 Wita, Andi Amran Sulaiman tampak mengenakan gamis putih dan peci hitam.

Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga besar Tiran Group, jajaran panitia kurban, serta sejumlah karyawan yang telah menunggu sejak siang hari.

Tanpa beristirahat lama, Amran langsung menuju lokasi penyembelihan hewan kurban yang telah dipersiapkan di area parkiran AAS Building.

Pada Iduladha tahun ini, Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kepada masyarakat dengan berkurban dua ekor sapi berbobot sekitar 700 kilogram per ekor.

Sekitar pukul 14.40 Wita, proses penyembelihan dimulai dan berlangsung dengan lancar.

Penyembelihan dilakukan oleh tim Juru Sembelih Halal (JULEHA) bersertifikat guna memastikan seluruh tahapan sesuai syariat Islam.

BACA JUGA:  Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

Panitia Kurban, Akbar Sain, menjelaskan bahwa dua ekor sapi yang disembelih pada hari tersebut memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban sebelumnya.

“Hari ini ada dua ekor sapi yang disembelih dengan bobot masing-masing sekitar 700 kilogram. Ini merupakan bagian dari program kurban yang dilaksanakan bersama IKA Unhas, AAS Foundation, dan Tiran Group,” ujar Akbar Sain.

Kegiatan kurban tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara IKA Unhas, AAS Foundation, dan Tiran Group sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

20260530_125024-1
Panitia kegiatan kurban Idul Adha di area parkiran AAS Building, Sabtu (30/05/2026). dok/ekispos

Secara keseluruhan, program kurban tersebut melibatkan belasan ekor sapi yang akan didistribusikan kepada masyarakat membutuhkan, termasuk panti asuhan, anak yatim, dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Panitia telah menyiapkan mekanisme distribusi agar penyaluran daging kurban dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas.

Untuk menjaga kualitas dan kehalalan proses penyembelihan, panitia menggandeng tim JULEHA Kota Makassar yang telah memiliki sertifikasi resmi.

Selain penyembelih utama, sejumlah petugas juga diterjunkan untuk membantu proses pemotongan, pemisahan daging dari tulang, hingga pengemasan sebelum dibagikan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Sidak Pasar Tagog, Mentan Amran: Tak Ada Toleransi Harga di Atas HET

Langkah ini dilakukan agar seluruh proses berlangsung profesional, higienis, dan sesuai standar penyembelihan halal.

Panitia Kurban, Azis Jamaluddin, mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS.

“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat,” kata Azis Jamaluddin.

Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh karyawan Tiran Group serta warga yang hadir di lokasi.

Momen kepulangan Andi Amran Sulaiman dari Tanah Suci yang langsung diikuti dengan pelaksanaan kurban menjadi perhatian tersendiri.

Banyak pihak menilai hal tersebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali diperkuat, sejalan dengan makna Hari Raya Iduladha sebagai momentum berbagi kebahagiaan kepada sesama

BACA JUGA:  Mentan Amran Dorong IPB Perkuat Riset dan Hilirisasi: “Jual Ide, Bukan Mitos"

SulawesiPos.com – Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, langsung melaksanakan ibadah kurban sesaat setelah tiba dari Tanah Suci pada Sabtu (30/5/2026).

Kepulangannya ke Makassar bertepatan dengan suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang masih berlangsung hingga 13 Dzulhijjah.

Setibanya di AAS Building, Makassar, sekitar pukul 14.35 Wita, Andi Amran Sulaiman tampak mengenakan gamis putih dan peci hitam.

Kehadirannya disambut hangat oleh keluarga besar Tiran Group, jajaran panitia kurban, serta sejumlah karyawan yang telah menunggu sejak siang hari.

Tanpa beristirahat lama, Amran langsung menuju lokasi penyembelihan hewan kurban yang telah dipersiapkan di area parkiran AAS Building.

Pada Iduladha tahun ini, Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya dalam berbagi kepada masyarakat dengan berkurban dua ekor sapi berbobot sekitar 700 kilogram per ekor.

Sekitar pukul 14.40 Wita, proses penyembelihan dimulai dan berlangsung dengan lancar.

Penyembelihan dilakukan oleh tim Juru Sembelih Halal (JULEHA) bersertifikat guna memastikan seluruh tahapan sesuai syariat Islam.

BACA JUGA:  PSBM XXVI KKSS Wajibkan Santunan Anak Yatim Jadi Program Berkelanjutan

Panitia Kurban, Akbar Sain, menjelaskan bahwa dua ekor sapi yang disembelih pada hari tersebut memiliki ukuran yang jauh lebih besar dibanding sapi kurban sebelumnya.

“Hari ini ada dua ekor sapi yang disembelih dengan bobot masing-masing sekitar 700 kilogram. Ini merupakan bagian dari program kurban yang dilaksanakan bersama IKA Unhas, AAS Foundation, dan Tiran Group,” ujar Akbar Sain.

Kegiatan kurban tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara IKA Unhas, AAS Foundation, dan Tiran Group sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

20260530_125024-1
Panitia kegiatan kurban Idul Adha di area parkiran AAS Building, Sabtu (30/05/2026). dok/ekispos

Secara keseluruhan, program kurban tersebut melibatkan belasan ekor sapi yang akan didistribusikan kepada masyarakat membutuhkan, termasuk panti asuhan, anak yatim, dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Panitia telah menyiapkan mekanisme distribusi agar penyaluran daging kurban dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang luas.

Untuk menjaga kualitas dan kehalalan proses penyembelihan, panitia menggandeng tim JULEHA Kota Makassar yang telah memiliki sertifikasi resmi.

Selain penyembelih utama, sejumlah petugas juga diterjunkan untuk membantu proses pemotongan, pemisahan daging dari tulang, hingga pengemasan sebelum dibagikan kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Mentan Amran: Kolaborasi Kunci Kemandirian Pangan, DPRD Jadi Penggerak Utama

Langkah ini dilakukan agar seluruh proses berlangsung profesional, higienis, dan sesuai standar penyembelihan halal.

Panitia Kurban, Azis Jamaluddin, mengatakan bahwa kegiatan kurban tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan yang diajarkan Nabi Ibrahim AS.

“Iduladha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama. Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi masyarakat serta menjadi ladang amal bagi semua pihak yang terlibat,” kata Azis Jamaluddin.

Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh karyawan Tiran Group serta warga yang hadir di lokasi.

Momen kepulangan Andi Amran Sulaiman dari Tanah Suci yang langsung diikuti dengan pelaksanaan kurban menjadi perhatian tersendiri.

Banyak pihak menilai hal tersebut sebagai bentuk rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus berbagi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali diperkuat, sejalan dengan makna Hari Raya Iduladha sebagai momentum berbagi kebahagiaan kepada sesama

BACA JUGA:  SulawesiPos.com Salurkan Berkah Ramadan Bantuan IKA Unhas-AAS Foundation

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru