SulawesiPos.com – Seorang pria lanjut usia bernama Pak Tuwo dilaporkan hidup dalam kondisi memprihatinkan di Makassar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Sosial Kota Makassar langsung turun tangan untuk memastikan penanganan terhadap lansia terlantar itu.
Pak Tuwo diketahui menetap di Jalan Kesadaran IV, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang.
Ia tinggal seorang diri di sebuah gubuk kecil yang hanya cukup untuk satu orang beristirahat.
Bangunan tersebut terbuat dari seng dan kayu, dengan kondisi ruang yang sangat sempit hingga tamu yang datang harus menunduk saat masuk.
Berdasarkan hasil asesmen, Pak Tuwo telah menempati lokasi tersebut sejak tahun 1997.
Saat ini, ia tercatat sebagai penerima bantuan sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta bantuan sembako yang disalurkan pemerintah melalui pihak Kecamatan Panakkukang.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Zuhur Dg Ranca, menyampaikan bahwa pihaknya segera mengambil langkah lanjutan guna memastikan kebutuhan dasar klien terpenuhi sekaligus mendorong pemulihan fungsi sosialnya.
“Klien sudah cukup lama tinggal di lokasi tersebut. Saat ini, beliau juga menerima bantuan sosial dari pemerintah setempat. Dari Dinas Sosial, kami akan memberikan bantuan permakanan serta melakukan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Zuhur.
Mantan Kabag Prokopim Setda Makassar itu menambahkan, koordinasi akan dilakukan dengan sejumlah instansi terkait.
Di antaranya Dinas Kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan Pak Tuwo, serta Dinas Perumahan dan Permukiman guna menindaklanjuti perbaikan tempat tinggalnya.
“Upaya ini dilakukan agar yang bersangkutan dapat kembali berfungsi secara sosial dan memperoleh kehidupan yang lebih layak,” tegasnya.
“Dinsos Makassar memastikan penanganan terhadap lansia terlantar dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak guna memberikan perlindungan dan pelayanan yang optimal,” tambahnya.

