Pesan Tegas Amran di Mubes IKA Unhas: Pemimpin Hebat Harus Beradab

SulawesiPos.com – Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya adab dalam kepemimpinan saat memberikan sambutan dalam mubes IKA Unhas 2026 yang dilaksanakan di hotel fourpoint, sabtu 2 mei 2026.

Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa kecerdasan, kekayaan, maupun kekuasaan tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan akhlak yang baik.

“Ada boleh pintar, boleh jagoan, boleh kaya, boleh jadi pemimpin. Tapi kalau adabnya kurang, itu justru meresahkan warga,” tegas Amran di hadapan para peserta mubes IKA Unhas.

Apresiasi untuk Tokoh dan Kepala Daerah

Dalam sambutannya, Amran turut menyapa sejumlah tokoh penting yang hadir, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, anggota DPR RI Rudianto Lallo, serta Rektor Unhas Jamaluddin Jompa.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para guru dan tokoh akademik, seperti Basri Hasanuddin, Idris Patturusi, serta Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Selain itu, hadir pula sejumlah kepala daerah seperti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta tokoh sebelumnya Ilham Arief Sirajuddin, bersama para bupati dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA: 
Suami Artis Mikha Tambayong Kembali ke Makassar, Hadiri Pemakaman Nenek Tercinta di Tallo

Peran Strategis IKA Unhas di Tingkat Nasional

Amran mengungkapkan rasa syukurnya karena peran IKA Unhas semakin besar di tingkat nasional.

Ia menyebut bahwa banyak alumni Unhas yang kini dipercaya mengisi posisi strategis di pemerintahan.

“Alhamdulillah, karena IKA Unhas kita bisa berdiri di tempat ini dan ditakdirkan masuk dalam Kabinet Merah Putih. Bahkan ada beberapa posisi penting yang diamanahkan, termasuk di Bapanas dan sebagai satgas pangan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar lima hingga enam jabatan penting yang diemban oleh alumni Unhas dalam berbagai sektor strategis, termasuk di BUMN dan pengawasan pangan nasional.

IKA Unhas Mendunia

Tak hanya di dalam negeri, Amran juga menegaskan bahwa IKA Unhas kini mulai menunjukkan eksistensinya di tingkat global.

Organisasi alumni tersebut telah terbentuk di berbagai negara, termasuk di kawasan Eropa dan Jepang.

“Kita sudah membentuk IKA Unhas di beberapa negara. Ketua-ketuanya sudah kita lantik. Ternyata sekarang kita mulai diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dunia,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Mentan Amran Dilantik Menjadi Ketua Mabisaka Taruna Bumi: Indonesia Bisa Jadi Pemimpin Pangan Dunia

Ia pun mengapresiasi kekompakan para alumni yang dinilai menjadi kunci utama kemajuan organisasi.

“Kami sangat senang melihat teman-teman IKA Unhas yang solid dan kompak,” tambahnya.

Menutup pidatonya, Amran menegaskan bahwa IKA Unhas harus berada di garis terdepan jika ingin terus diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun global.

“IKA harus terdepan kalau mau diperhitungkan di tingkat nasional maupun dunia,” pungkasnya.

SulawesiPos.com – Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya adab dalam kepemimpinan saat memberikan sambutan dalam mubes IKA Unhas 2026 yang dilaksanakan di hotel fourpoint, sabtu 2 mei 2026.

Dalam pidatonya, ia menyampaikan bahwa kecerdasan, kekayaan, maupun kekuasaan tidak akan berarti tanpa dibarengi dengan akhlak yang baik.

“Ada boleh pintar, boleh jagoan, boleh kaya, boleh jadi pemimpin. Tapi kalau adabnya kurang, itu justru meresahkan warga,” tegas Amran di hadapan para peserta mubes IKA Unhas.

Apresiasi untuk Tokoh dan Kepala Daerah

Dalam sambutannya, Amran turut menyapa sejumlah tokoh penting yang hadir, di antaranya Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Badan Karantina Abdul Kadir Karding, anggota DPR RI Rudianto Lallo, serta Rektor Unhas Jamaluddin Jompa.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para guru dan tokoh akademik, seperti Basri Hasanuddin, Idris Patturusi, serta Dwia Aries Tina Pulubuhu.

Selain itu, hadir pula sejumlah kepala daerah seperti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta tokoh sebelumnya Ilham Arief Sirajuddin, bersama para bupati dan wakil wali kota dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA: 
Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Polisi Klaim Tindakan Sesuai Prosedur

Peran Strategis IKA Unhas di Tingkat Nasional

Amran mengungkapkan rasa syukurnya karena peran IKA Unhas semakin besar di tingkat nasional.

Ia menyebut bahwa banyak alumni Unhas yang kini dipercaya mengisi posisi strategis di pemerintahan.

“Alhamdulillah, karena IKA Unhas kita bisa berdiri di tempat ini dan ditakdirkan masuk dalam Kabinet Merah Putih. Bahkan ada beberapa posisi penting yang diamanahkan, termasuk di Bapanas dan sebagai satgas pangan,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini terdapat sekitar lima hingga enam jabatan penting yang diemban oleh alumni Unhas dalam berbagai sektor strategis, termasuk di BUMN dan pengawasan pangan nasional.

IKA Unhas Mendunia

Tak hanya di dalam negeri, Amran juga menegaskan bahwa IKA Unhas kini mulai menunjukkan eksistensinya di tingkat global.

Organisasi alumni tersebut telah terbentuk di berbagai negara, termasuk di kawasan Eropa dan Jepang.

“Kita sudah membentuk IKA Unhas di beberapa negara. Ketua-ketuanya sudah kita lantik. Ternyata sekarang kita mulai diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dunia,” jelasnya.

BACA JUGA: 
Suami Artis Mikha Tambayong Kembali ke Makassar, Hadiri Pemakaman Nenek Tercinta di Tallo

Ia pun mengapresiasi kekompakan para alumni yang dinilai menjadi kunci utama kemajuan organisasi.

“Kami sangat senang melihat teman-teman IKA Unhas yang solid dan kompak,” tambahnya.

Menutup pidatonya, Amran menegaskan bahwa IKA Unhas harus berada di garis terdepan jika ingin terus diperhitungkan, baik di tingkat nasional maupun global.

“IKA harus terdepan kalau mau diperhitungkan di tingkat nasional maupun dunia,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru