SulawesiPos.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Pettarani, Makassar, pada Senin (20/4/2026).
Insiden ini diduga kuat dipicu oleh kondisi jalan yang tiba-tiba mengalami pengupasan tanpa adanya penanganan lanjutan.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, awalnya kondisi jalan di lokasi tersebut cukup baik dan layak dilalui kendaraan.
Namun, secara mendadak permukaan jalan dikupas, meninggalkan tekstur kasar dan tidak rata yang sangat berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua.
Sejumlah pengendara yang melintas mengaku tidak siap dengan perubahan kondisi jalan tersebut.
Minimnya tanda peringatan serta tidak adanya petugas di lokasi membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.
Jalan Rusak Tanpa Peringatan Picu Bahaya
Pengupasan jalan yang tidak disertai rambu peringatan menjadi sorotan utama dalam kejadian ini.
Banyak pengendara yang terkejut saat melintas karena perbedaan kondisi jalan yang drastis.
Permukaan jalan yang tidak rata dapat menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, terutama saat melaju dengan kecepatan normal.
Hal ini menjadi faktor utama yang diduga menyebabkan kecelakaan.
Beberapa warga menyebutkan bahwa proyek jalan tersebut terkesan terbengkalai.
Setelah dilakukan pengupasan, tidak ada tanda-tanda perbaikan lanjutan dalam waktu dekat.
Keluhan Warga Soal Proyek Terbengkalai
Kejadian ini bukan yang pertama kali terjadi.
Warga sekitar mengungkapkan bahwa proyek perbaikan jalan sering kali dimulai namun tidak diselesaikan dengan cepat.
Akibatnya, pengendara harus menghadapi kondisi jalan yang justru lebih berbahaya dibanding sebelumnya.
Tanpa adanya pengamanan yang memadai, potensi kecelakaan semakin meningkat.

Keluhan juga datang dari pengguna jalan yang merasa dirugikan karena harus ekstra hati-hati saat melintas.
Bahkan, tidak sedikit yang memilih menghindari jalur tersebut.
Tuntutan Penanganan Cepat dari Pemerintah
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki kondisi jalan di Jalan Pettarani.
Penanganan yang lambat dinilai dapat terus memakan korban.
Selain perbaikan jalan, pemasangan rambu peringatan dan pengamanan area proyek juga menjadi hal yang sangat penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama dalam setiap proyek infrastruktur.
Tanpa perencanaan dan pengawasan yang baik, proyek yang bertujuan memperbaiki justru bisa menjadi sumber bahaya.
Pentingnya Standar Keamanan Proyek Jalan
Kasus ini menjadi pengingat bahwa setiap proyek jalan harus memenuhi standar keselamatan yang ketat.
Mulai dari tahap pengerjaan hingga penyelesaian, semua harus dilakukan dengan perencanaan matang.
Pemasangan tanda peringatan, pengaturan lalu lintas sementara, hingga percepatan pengerjaan adalah langkah penting yang tidak boleh diabaikan.
Jika tidak, kejadian seperti kecelakaan di Jalan Pettarani ini berpotensi terus terjadi dan merugikan banyak pihak.

