AC Sekolah Dibobol Tiga Kali, SMA Negeri 17 Makassar Perketat Keamanan

SulawesiPos.com – SMA Negeri 17 Makassar menjadi target pencurian berulang dalam rentang waktu yang terbilang singkat.

Dalam kurun kurang dari tiga bulan, pelaku tercatat telah tiga kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran utama unit pendingin ruangan.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang berada di Jalan Sunu, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar.

Pelaku diduga mencuri bagian kondensor atau unit luar AC yang terpasang di area belakang ruang kelas.

Pihak sekolah menilai pelaku telah memahami celah keamanan di area sekolah, sehingga berani melancarkan aksi berulang tanpa jeda waktu yang lama.

Koordinator keamanan sekolah, Hasan, menjelaskan bahwa pencurian pertama terjadi pada Januari 2026, disusul kejadian serupa pada Maret 2026, dan terakhir berlangsung pada Sabtu (4//42026).

“Kejadian ini sudah terjadi tiga kali dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pelaku menyasar bagian luar AC yang berada di belakang kelas,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah telah melaporkan kasus ini ke Polsek Tallo untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sekaligus sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terulang.

BACA JUGA: 
Pamer Senjata Tajam Saat Tawuran, Pria di Makassar Ditangkap Polisi

Di sisi internal, manajemen sekolah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan. Beberapa petugas keamanan yang bertugas saat kejadian turut dikenai sanksi tegas.

Dari empat petugas keamanan yang ada, satu orang telah diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sementara dua petugas lainnya dirumahkan menyusul terjadinya pencurian berulang.

Sebagai langkah sementara, pihak sekolah menugaskan tujuh pegawai aktif untuk membantu pengamanan lingkungan sekolah. Penjagaan dilakukan secara bergiliran, termasuk pada malam hari.

Kebijakan ini diterapkan sambil menunggu penambahan personel keamanan baru demi memperkuat pengawasan.

Pihak sekolah berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan mengamankan pelaku, sehingga situasi keamanan di lingkungan sekolah kembali kondusif.

SulawesiPos.com – SMA Negeri 17 Makassar menjadi target pencurian berulang dalam rentang waktu yang terbilang singkat.

Dalam kurun kurang dari tiga bulan, pelaku tercatat telah tiga kali melakukan aksi pencurian dengan sasaran utama unit pendingin ruangan.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah yang berada di Jalan Sunu, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Makassar.

Pelaku diduga mencuri bagian kondensor atau unit luar AC yang terpasang di area belakang ruang kelas.

Pihak sekolah menilai pelaku telah memahami celah keamanan di area sekolah, sehingga berani melancarkan aksi berulang tanpa jeda waktu yang lama.

Koordinator keamanan sekolah, Hasan, menjelaskan bahwa pencurian pertama terjadi pada Januari 2026, disusul kejadian serupa pada Maret 2026, dan terakhir berlangsung pada Sabtu (4//42026).

“Kejadian ini sudah terjadi tiga kali dalam waktu kurang dari tiga bulan. Pelaku menyasar bagian luar AC yang berada di belakang kelas,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah telah melaporkan kasus ini ke Polsek Tallo untuk proses penyelidikan lebih lanjut, sekaligus sebagai upaya pencegahan agar insiden serupa tidak kembali terulang.

BACA JUGA: 
Pamer Senjata Tajam Saat Tawuran, Pria di Makassar Ditangkap Polisi

Di sisi internal, manajemen sekolah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan. Beberapa petugas keamanan yang bertugas saat kejadian turut dikenai sanksi tegas.

Dari empat petugas keamanan yang ada, satu orang telah diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sementara dua petugas lainnya dirumahkan menyusul terjadinya pencurian berulang.

Sebagai langkah sementara, pihak sekolah menugaskan tujuh pegawai aktif untuk membantu pengamanan lingkungan sekolah. Penjagaan dilakukan secara bergiliran, termasuk pada malam hari.

Kebijakan ini diterapkan sambil menunggu penambahan personel keamanan baru demi memperkuat pengawasan.

Pihak sekolah berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut dan mengamankan pelaku, sehingga situasi keamanan di lingkungan sekolah kembali kondusif.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru