SulawesiPos.com – Pelaksanaan Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang dijadwalkan berlangsung di Hotel Claro, Makassar, 25-27 Maret 2026, menjadi angin segar bagi industri pariwisata dan perhotelan di Sulawesi Selatan.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, menilai, ajang tahunan ini merupakan momentum krusial untuk menjaga stabilitas bisnis perhotelan di tengah periode low season.
PSBM yang digelar tahun ini dihadiri sekitar 1.500 pengusaha Bugis Makassar dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang dari luar negeri.
Mereka sudah berdatangan sejak Selasa (24/3/2026) dan diperkirakan sebagian akan terus tinggal di Makassar hingga akhir pekan. Mereka menjadi tamu di sejumlah hotel yang ada di Makassar.
Anggiat menjelaskan bahwa biasanya tingkat keterisian kamar atau okupansi hotel mengalami tren penurunan signifikan selama bulan Ramadan dan setelahnya.
Hal ini disebabkan oleh berkurangnya aktivitas perjalanan bisnis serta penurunan intensitas kegiatan pertemuan (MICE) secara nasional.
Tingkatkan Okupansi 9 Persen
Namun, kegiatan akbar seperti PSBM diyakini mampu mendongkrak okupansi hotel di Makassar sekitar 8-9 persen di tengah kelesuan tersebut.
“Dampak positif dari berkumpulnya para saudagar ini dipastikan tidak hanya berhenti di sektor penginapan semata,” tambah CEO Phinisi Hospitality ini.
Menurut Anggiat, pergerakan ekonomi akan merembet ke sektor lain, di mana industri kuliner Makassar dan pusat perbelanjaan oleh-oleh diprediksi akan mengalami peningkatan transaksi yang sangat signifikan seiring kedatangan para tamu dari berbagai penjuru nusantara.
Melihat dampak konkret tersebut, Anggiat berharap agar semakin banyak event berskala nasional yang didorong untuk dilaksanakan di Sulawesi Selatan.
Bagi Anggiat, konsistensi dalam menyelenggarakan agenda besar di daerah secara langsung akan menggerakkan okupansi hotel dan pada akhirnya mempercepat laju perputaran ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan secara menyeluruh.
Hotel Claro Lebih 90 Persen Terisi
Sementara menurut Marketing Communication Manager Hotel Claro, Ricwan Wahyudi, selama pelaksanaan PSBM di Claro, jumlah pemesanan kamar sudah melebihi 90 persen dari total kamar.
“Di tengah lesunya kegiatan pemerintahan di hotel, pelaksanaan PSBM sangat menolong kami dengan adanya kegiatan PSBM,” kata Ricwan.
Suasana di arena PSBM XXVI di Hotel Claro pada Rabu sore sudah dipadati ratusan saudagar diaspora Bugis-Makassar yang berasal dari berbagi daerah. Termasuk juga utusan dari Badan Pengurus Pusat (BPP) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS.
Para peserta PSBM mulai melakukan registrasi ulang di Executive Lounge Claro. Di sekitar lobi hotel juga tersedia booth yang menawarkan busana serta cinderamata khas Sulawesi Selatan.*

