HIPMI Run Strong 8: 1.900 Kader Ramaikan CPI Makassar, Simbol Dukungan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Menurutnya, konsep tersebut selaras dengan visi kepemimpinan dan target ekonomi nasional yang ingin didorong oleh organisasi pengusaha muda itu.

“Pertama, angka delapan merujuk pada Astacita Ketua Umum BPP HIPMI, yang berjumlah delapan. Selain itu, HIPMI juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen, sehingga konsep “Strong 8” diharapkan menjadi simbol harapan dan semangat untuk mendorong capaian tersebut,” ujarnya di Makassar, Jumat (13/2/2026).

Darwanto menilai kegiatan lari ini tidak hanya menyoal kebugaran jasmani.

Di balik tren olahraga lari, menurutnya, terdapat potensi ekonomi yang mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari kebutuhan peserta hingga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

“Running Club HIPMI bukan hanya sekadar untuk kita bersih dan sehat, tapi kita tahu banyak potensi ekonomi yang akan dikembangkan lewat potensi lari,” pungkasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia yang tengah menghadiri agenda organisasi HIPMI.

“Sejumlah petinggi turut hadir termasuk ketua umum BPP HIPMI Bang Akbar Himawan Buchari, kami mengundang juga Pak Gubernur Sulsel dan bapak walikota Makassar,” jelasnya.

Hampir 2.000 Peserta Padati CPI

Pelaksanaan HIPMI Run Strong 8 pada Sabtu (14/2) pagi berlangsung meriah dengan dihadiri sebanyak 1.990 peserta di kawasan Center Point of Indonesia.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pendukung Sidang Dewan Pleno HIPMI yang digelar di Makassar.

Menurutnya, konsep tersebut selaras dengan visi kepemimpinan dan target ekonomi nasional yang ingin didorong oleh organisasi pengusaha muda itu.

“Pertama, angka delapan merujuk pada Astacita Ketua Umum BPP HIPMI, yang berjumlah delapan. Selain itu, HIPMI juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen, sehingga konsep “Strong 8” diharapkan menjadi simbol harapan dan semangat untuk mendorong capaian tersebut,” ujarnya di Makassar, Jumat (13/2/2026).

Darwanto menilai kegiatan lari ini tidak hanya menyoal kebugaran jasmani.

Di balik tren olahraga lari, menurutnya, terdapat potensi ekonomi yang mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari kebutuhan peserta hingga aktivitas ekonomi di sekitar lokasi kegiatan.

“Running Club HIPMI bukan hanya sekadar untuk kita bersih dan sehat, tapi kita tahu banyak potensi ekonomi yang akan dikembangkan lewat potensi lari,” pungkasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Makassar dan Sulawesi Selatan, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia yang tengah menghadiri agenda organisasi HIPMI.

“Sejumlah petinggi turut hadir termasuk ketua umum BPP HIPMI Bang Akbar Himawan Buchari, kami mengundang juga Pak Gubernur Sulsel dan bapak walikota Makassar,” jelasnya.

Hampir 2.000 Peserta Padati CPI

Pelaksanaan HIPMI Run Strong 8 pada Sabtu (14/2) pagi berlangsung meriah dengan dihadiri sebanyak 1.990 peserta di kawasan Center Point of Indonesia.

Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pendukung Sidang Dewan Pleno HIPMI yang digelar di Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru