Mereka diketahui tidak memiliki masalah dengan warga maupun kantor jasa pengiriman yang diserang.
“Motif awal setelah kami melakukan pemeriksaan, mereka hanya berkumpul terus saling panggil untuk minum.
Setelah minum banyak, mereka konvoi keliling untuk mencari lawan dan tidak ada alasan jelas mereka untuk memukul dan melakukan penyerangan,” tambah Dian.
Selain menangkap pelaku, aparat kepolisian juga menyita berbagai barang bukti, termasuk petasan, anak panah busur, dan parang.
Semua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Biringkanaya, untuk proses hukum lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi warga akan potensi bahaya dari geng motor yang melakukan aksi spontan setelah mengonsumsi minuman keras, serta pentingnya kewaspadaan dan pelaporan cepat ke pihak berwenang.

