24 C
Makassar
3 February 2026, 8:15 AM WITA

Buroncong, Kue Tradisional Bugis-Makassar dengan Cita Rasa Gurih Berpadu Manis

Meski kayu bakar semakin sulit didapatkan, metode tradisional ini tetap dipertahankan karena diyakini menghasilkan aroma khas yang tidak tergantikan.

Cita Rasa Buroncong

Sebagai jajanan kaki lima, buroncong dikenal memiliki aroma yang harum dengan cita rasa gurih berpadu manis.

Bagian luarnya terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut saat disantap.

Kombinasi tekstur inilah yang membuat buroncong selalu dirindukan, meski kini keberadaannya semakin jarang ditemui.

Menyadur RRI, dalam tradisi masyarakat Makassar, buroncong sering disajikan bersama secangkir kopi atau teh manis.

Sajian sederhana ini kerap menjadi teman setia di pagi atau sore hari, menciptakan suasana hangat dan akrab di tengah aktivitas harian.

Di era modern, buroncong menghadapi tantangan besar dari makanan cepat saji dan camilan instan yang lebih praktis.

Namun demikian, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan, baik oleh pelaku usaha kecil, pegiat kuliner tradisional, maupun masyarakat yang masih setia menjaga warisan rasa dari Sulawesi Selatan ini.

Baca Juga: 
Coto vs Pallubasa Makassar: Perbedaan Sejarah, Bahan, dan Rasanya

Meski kayu bakar semakin sulit didapatkan, metode tradisional ini tetap dipertahankan karena diyakini menghasilkan aroma khas yang tidak tergantikan.

Cita Rasa Buroncong

Sebagai jajanan kaki lima, buroncong dikenal memiliki aroma yang harum dengan cita rasa gurih berpadu manis.

Bagian luarnya terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut saat disantap.

Kombinasi tekstur inilah yang membuat buroncong selalu dirindukan, meski kini keberadaannya semakin jarang ditemui.

Menyadur RRI, dalam tradisi masyarakat Makassar, buroncong sering disajikan bersama secangkir kopi atau teh manis.

Sajian sederhana ini kerap menjadi teman setia di pagi atau sore hari, menciptakan suasana hangat dan akrab di tengah aktivitas harian.

Di era modern, buroncong menghadapi tantangan besar dari makanan cepat saji dan camilan instan yang lebih praktis.

Namun demikian, berbagai upaya pelestarian terus dilakukan, baik oleh pelaku usaha kecil, pegiat kuliner tradisional, maupun masyarakat yang masih setia menjaga warisan rasa dari Sulawesi Selatan ini.

Baca Juga: 
7 Rekomendasi Bakso Enak di Makassar: Legendaris-Terjangkau, Yuk Cobain!

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/