30 C
Makassar
18 January 2026, 15:55 PM WITA

Golla Tare’, Gulali Tarik Legendaris Bugis–Makassar yang Sarat Nilai Budaya

Lebih dari sekadar makanan, Golla Tare’ juga memuat nilai budaya lokal.

Ungkapan bijak Sulawesi Selatan berbunyi, “Rampe golla nakurampeki kaluku”, yang berarti: Sampaikan tentang diriku semanis gula, akan kuberitakan perihal dirimu segurih kelapa.

Ungkapan ini mencerminkan filosofi keseimbangan rasa, kelembutan tutur, dan kearifan dalam berkomunikasi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Bugis dan Makassar.

Resep Golla Tare’

Bahan-bahan:

  • Gula putih atau gula merah
  • Tepung (umumnya tepung beras ketan)
  • Air
  • Pewarna makanan alami (opsional)

Cara Membuat:

  1. Campurkan gula, tepung, dan air hingga menjadi adonan yang tercampur rata.
  2. Masak adonan di dalam wajan sambil diaduk hingga matang dan mengental.
  3. Angkat adonan dari wajan setelah matang.
  4. Tarik adonan secara berulang kali hingga elastis; proses ini idealnya dilakukan oleh dua orang.
  5. Setelah diameter adonan sesuai dan tidak terlalu besar, potong-potong memanjang.
  6. Tambahkan pewarna makanan alami bila ingin tampilan lebih menarik.
Baca Juga: 
Menikmati Kapurung, Sajian Sagu Khas Sulsel yang Segar, Hangat, dan Mengenyangkan

Lebih dari sekadar makanan, Golla Tare’ juga memuat nilai budaya lokal.

Ungkapan bijak Sulawesi Selatan berbunyi, “Rampe golla nakurampeki kaluku”, yang berarti: Sampaikan tentang diriku semanis gula, akan kuberitakan perihal dirimu segurih kelapa.

Ungkapan ini mencerminkan filosofi keseimbangan rasa, kelembutan tutur, dan kearifan dalam berkomunikasi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Bugis dan Makassar.

Resep Golla Tare’

Bahan-bahan:

  • Gula putih atau gula merah
  • Tepung (umumnya tepung beras ketan)
  • Air
  • Pewarna makanan alami (opsional)

Cara Membuat:

  1. Campurkan gula, tepung, dan air hingga menjadi adonan yang tercampur rata.
  2. Masak adonan di dalam wajan sambil diaduk hingga matang dan mengental.
  3. Angkat adonan dari wajan setelah matang.
  4. Tarik adonan secara berulang kali hingga elastis; proses ini idealnya dilakukan oleh dua orang.
  5. Setelah diameter adonan sesuai dan tidak terlalu besar, potong-potong memanjang.
  6. Tambahkan pewarna makanan alami bila ingin tampilan lebih menarik.
Baca Juga: 
Ini Perbedaan Pisang Ijo dan Pallu Butung, Kuliner Khas Makassar yang Sering Disamakan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/