Categories: Kuliner

Gogos Khas Bugis-Makassar: Bahan, Isian, dan Cara Membuatnya

SulawesiPos.com – Gogos merupakan makanan tradisional khas Bugis-Makassar yang berbahan dasar beras ketan dan dibungkus daun pisang, lalu dimasak dengan cara dibakar atau dipanggang.

Panganan ini dikenal luas di Sulawesi Selatan sebagai jajanan tradisional yang mudah ditemukan di pasar rakyat, penjual makanan pagi, hingga acara keluarga.

Ciri utama gogos terletak pada aroma khas daun pisang bakar dan teksturnya yang kenyal.

Dalam tradisi Bugis-Makassar, gogos tidak hanya berfungsi sebagai makanan selingan, tetapi juga sebagai bekal praktis karena tahan disimpan beberapa jam dan mudah dibawa.

Gogos umumnya diisi dengan lauk sederhana seperti ikan tongkol suwir berbumbu, ikan asin tumis, atau ayam suwir.

Isian tersebut mencerminkan pola konsumsi masyarakat pesisir dan agraris Sulawesi Selatan yang memanfaatkan bahan pangan lokal.

Dari sisi bahan, gogos tergolong sederhana dan minim pengolahan tambahan. Kandungan gizinya didominasi karbohidrat dari beras ketan, dengan tambahan protein dan lemak bergantung pada jenis isian.

Proses pembakaran dengan daun pisang juga memberi aroma alami tanpa memerlukan bahan pengawet atau penyedap buatan, sehingga gogos masih dipertahankan sebagai pangan tradisional yang relevan hingga saat ini.

Bahan-Bahan

  • Beras ketan putih atau hitam
  • Daun pisang secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Santan
  • Isian sesuai selera (ikan tongkol suwir, ikan asin tumis, atau ayam suwir)

Cara Membuat Gogos

  1. Cuci beras ketan hingga bersih untuk menghilangkan sisa pati, lalu rendam selama sekitar 1–2 jam agar teksturnya lebih lunak saat dikukus.
  2. Tiriskan ketan, kemudian kukus selama kurang lebih 20–30 menit hingga ketan setengah matang.
  3. Angkat ketan dari kukusan, lalu aduk dengan sedikit garam dan tuangkan santan sedikit demi sedikit agar rasa ketan menjadi gurih dan tidak kering.
  4. Kukus kembali ketan hingga benar-benar matang dan pulen, lalu sisihkan.
  5. Siapkan daun pisang yang sudah dijemur lalu bersihkan permukaannya, fungsi dijemur agar daun tidak mudah sobek saat digunakan untuk membungkus.
  6. Ambil selembar daun pisang, letakkan ketan secukupnya, ratakan, lalu tambahkan isian seperti ikan tongkol suwir, ikan asin tumis, atau ayam suwir di bagian tengah.
  7. Tutup isian dengan ketan, kemudian bungkus rapat dan sematkan dengan lidi agar tidak terbuka saat dibakar.
  8. Susun gogos di atas bara api atau panggangan, lalu bakar sambil dibolak-balik hingga daun pisang berubah warna menjadi kecokelatan dan mengeluarkan aroma harum.
  9. Angkat gogos setelah matang merata, lalu sajikan selagi hangat agar tekstur ketan tetap kenyal dan cita rasanya maksimal.

Gogos tetap bertahan sebagai salah satu makanan tradisional Bugis-Makassar karena proses pembuatannya sederhana, bahan-bahannya mudah diperoleh, dan rasanya konsisten dari generasi ke generasi.

Di tengah beragam makanan modern, gogos masih relevan sebagai pangan lokal.

Bagi pembaca yang ingin mengenal kuliner daerah lebih dekat, membuat gogos di rumah bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga tradisi tetap hidup.

Cobalah resep ini, gunakan bahan lokal terbaik, dan bagikan pengalaman Anda agar kekayaan kuliner Bugis-Makassar terus dikenal dan dilestarikan.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Bugis-Makassar Kuliner Khas Sulsel Gogos