Pada 2 Oktober 2025, KPK mengumumkan identitas seluruh tersangka.
Namun, pada 16 Desember 2025, penyidikan terhadap salah satu tersangka, Ketua DPRD Jatim 2019–2024 Kusnadi (KUS), dihentikan karena yang bersangkutan meninggal dunia.
Dengan demikian, saat ini terdapat 20 tersangka aktif dalam perkara tersebut, yang terdiri dari tiga penerima suap dan 17 pemberi suap dari unsur legislatif serta pihak swasta.

