Ia juga menilai, praktik memasukkan pembiayaan program makan ke dalam anggaran pendidikan tidak lazim diterapkan di berbagai negara.
Di Brasil, misalnya, program suplementer seperti bantuan makanan dan layanan kesehatan secara tegas dilarang dimasukkan ke dalam anggaran pendidikan.
Sementara di Amerika Serikat, program makan siang sekolah tidak diklasifikasikan sebagai bagian dari anggaran pendidikan.
Program tersebut ditempatkan sebagai kebijakan kesehatan publik dan ketahanan pangan di bawah kewenangan Department of Agriculture.
“Artinya, meskipun program makan bagi peserta didik dianggap penting, secara hukum dan anggaran tetap diposisikan di luar rezim pendidikan,” ujarnya.

