30 C
Makassar
18 January 2026, 15:29 PM WITA

Menkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas, Perkuat Sinergi Fiskal dan Moneter

Overview

  • Menkeu Purbaya menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas pada 2026 melalui kebijakan fiskal yang agresif dan terukur.

  • Pemerintah fokus mempercepat belanja negara dan memperbaiki iklim investasi untuk membalikkan tren perlambatan ekonomi sejak akhir 2025.

  • Koordinasi fiskal dan moneter diperkuat agar kebijakan ekonomi berjalan selaras dan berdampak langsung pada stabilitas serta sektor riil.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas dan berkelanjutan pada awal 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menuju Pertumbuhan Berkualitas”, yang digelar di kantor IDN HQ, Selasa (14/1/2026).

Dalam sesi tanya jawab, Purbaya menjelaskan bahwa sejumlah langkah strategis yang diambil pemerintah sejak akhir 2025 berhasil membalikkan tren perlambatan ekonomi yang sempat mengkhawatirkan.

Ia menilai, jika perlambatan tersebut dibiarkan berlarut, stabilitas sosial dan politik berpotensi terganggu.

“Kalau kita lihat Agustus-September turun ke level yang rendah sekali. Kita tahu kalau enggak dibalik, stabilitas sosial, politik akan terganggu. Karena itu, ekonomi harus segera dibalik agar stabilitas terjaga,” ungkap Menkeu dilansir dari kemenkeu.go.id.

Baca Juga: 
IHSG ditutup Naik 1,17 Persen, Sejalan dengan Optimisme Pemerintah

Lebih lanjut, Purbaya menekankan percepatan belanja negara dan perbaikan iklim investasi sebagai dua pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas.

Pemerintah, kata dia, telah membentuk satuan tugas percepatan dan debottlenecking untuk mengatasi hambatan investasi serta mendorong penguatan sektor riil.

Overview

  • Menkeu Purbaya menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas pada 2026 melalui kebijakan fiskal yang agresif dan terukur.

  • Pemerintah fokus mempercepat belanja negara dan memperbaiki iklim investasi untuk membalikkan tren perlambatan ekonomi sejak akhir 2025.

  • Koordinasi fiskal dan moneter diperkuat agar kebijakan ekonomi berjalan selaras dan berdampak langsung pada stabilitas serta sektor riil.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimisme pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkualitas dan berkelanjutan pada awal 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam acara Semangat Awal Tahun 2026 bertema “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menuju Pertumbuhan Berkualitas”, yang digelar di kantor IDN HQ, Selasa (14/1/2026).

Dalam sesi tanya jawab, Purbaya menjelaskan bahwa sejumlah langkah strategis yang diambil pemerintah sejak akhir 2025 berhasil membalikkan tren perlambatan ekonomi yang sempat mengkhawatirkan.

Ia menilai, jika perlambatan tersebut dibiarkan berlarut, stabilitas sosial dan politik berpotensi terganggu.

“Kalau kita lihat Agustus-September turun ke level yang rendah sekali. Kita tahu kalau enggak dibalik, stabilitas sosial, politik akan terganggu. Karena itu, ekonomi harus segera dibalik agar stabilitas terjaga,” ungkap Menkeu dilansir dari kemenkeu.go.id.

Baca Juga: 
Rupiah Sentuh Titik Terlemah, HSBC Prediksi Tembus Rp17.000 per Dolar AS pada Akhir 2026

Lebih lanjut, Purbaya menekankan percepatan belanja negara dan perbaikan iklim investasi sebagai dua pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas.

Pemerintah, kata dia, telah membentuk satuan tugas percepatan dan debottlenecking untuk mengatasi hambatan investasi serta mendorong penguatan sektor riil.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/