Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi menyesuaikan kurs pajak seiring pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta mayoritas mata uang negara mitra dagang. Penyesuaian tersebut berlaku untuk periode satu minggu ke depan.
Pengamat ekonomi menilai pelemahan rupiah terhadap dolar AS tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator kondisi ekonomi Indonesia karena masih ada sejumlah indikator makro lain yang perlu diperhatikan.
Bank Indonesia Sulawesi Selatan resmi membuka layanan penukaran uang Rupiah melalui program SERAMBI 2026 yang digelar pada 24-27 Februari di Makassar dan sejumlah daerah.
Bank Indonesia membatasi penukaran uang baru Lebaran 2026 dengan kuota per pecahan. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga pemerataan distribusi dan mengantisipasi lonjakan permintaan uang tunai.
Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan risiko melemah ke Rp16.950 per dolar AS pada Jumat (23/1/2026), dipengaruhi sentimen global terkait Greenland dan kebijakan Bank Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons menenangkan terkait pelemahan nilai tukar Rupiah yang kini mendekati level Rp17.000 per dolar AS.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas pada 2026 melalui percepatan belanja negara, perbaikan iklim investasi, serta penguatan koordinasi fiskal dan moneter.
Nilai tukar rupiah ditutup di level terlemah sepanjang sejarah pada 13 Januari 2026 di Rp16.877 per dolar AS. HSBC memproyeksikan rupiah berpotensi melemah hingga Rp17.000.