Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan BSU 2026, Waspadai Modus Penipuan Tautan Palsu

Faried menegaskan bahwa jika ke depan terdapat kebijakan baru mengenai subsidi upah, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka dan transparan melalui kanal resmi pemerintah.

“Sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi pemerintah,” tegas Faried.

Kemnaker juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan atau situs web mencurigakan yang mengatasnamakan program bantuan pemerintah.

Langkah preventif ini dinilai sangat penting untuk memutus rantai keresahan sosial yang dipicu oleh berita bohong di platform digital, sekaligus melindungi integritas program bantuan sosial yang dijalankan oleh negara. (amh)

BACA JUGA: 
Kali ini Kanselir Jerman Dorong Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Indonesia Diminta Siapkan Regulasi Berbasis Sains

Faried menegaskan bahwa jika ke depan terdapat kebijakan baru mengenai subsidi upah, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka dan transparan melalui kanal resmi pemerintah.

“Sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi pemerintah,” tegas Faried.

Kemnaker juga mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan atau situs web mencurigakan yang mengatasnamakan program bantuan pemerintah.

Langkah preventif ini dinilai sangat penting untuk memutus rantai keresahan sosial yang dipicu oleh berita bohong di platform digital, sekaligus melindungi integritas program bantuan sosial yang dijalankan oleh negara. (amh)

BACA JUGA: 
Soal Larangan Medsos Anak di Kazakhstan, Ashabul Kahfi Tekankan Pendekatan PP TUNAS

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru