Ketika bola lebih dulu naik melewati pagar lalu baru menikung ke sudut dalam, penjaga gawang biasanya terlambat setengah langkah, dan selisih sekecil itu sudah cukup untuk membuat bola tak tersentuh.
Bukan Sekadar Gol Indah
Eksekusi itu juga memperlihatkan kualitas teknik Haye yang selama ini dikenal kuat dalam distribusi bola dan situasi set piece.
Dalam laporan resmi ASEAN Championship, gol tersebut digambarkan sebagai sepakan bebas melengkung spektakuler dari 25 yard yang bersarang di pojok atas gawang Timor Leste.
Karena itu, nilai gol Haye bukan hanya pada estetika, tetapi pada tingkat kesulitannya.
Untuk menghasilkan lintasan seperti itu, penendang harus tepat dalam sudut tubuh, titik kontak, tenaga, dan arah putaran bola dalam satu gerakan yang hampir serempak.
Jika salah sedikit saja, bola bisa terlalu tinggi, menghantam pagar hidup, atau justru melebar dari sasaran.
Gol itu akhirnya menjadi penegas kemenangan Indonesia sebelum Mitchell Baker menambah gol ketiga pada menit ke-81.
Namun, dari seluruh rangkaian serangan Garuda malam itu, sepakan bebas Haye tetap menjadi momen yang paling mudah diingat karena memperlihatkan bagaimana detail teknik bisa mengubah peluang biasa menjadi gol yang nyaris mustahil dihentikan.

