Overview:
- Anggota DPR RI, Putra Nababan menilai konsumsi susu anak Indonesia masih rendah.
- Ia mengklaim puluhan juta anak belum minum susu secara rutin.
- Industri swasta diminta terlibat aktif memperluas akses gizi ke masyarakat.
SulawesiPos.com – Anggota Komisi VII DPR RI, Putra Nababan menyoroti masih rendahnya tingkat konsumsi susu di kalangan anak-anak Indonesia.
Keprihatinan tersebut ia sampaikan saat kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ke PT Frisian Flag Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (5/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Putra menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga sektor swasta.
Ia menilai masih banyak anak Indonesia yang belum mendapatkan akses konsumsi susu secara rutin.
“Setiap hari ada loss, Pak. Tapi anak-anak kita, nggak tahu anaknya siapa, ini pasti anaknya seseorang yang tidak minum susu,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan industri sangat krusial untuk memastikan distribusi dan keterjangkauan susu dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Ia menyebut jumlah anak yang belum mengonsumsi susu masih mencapai puluhan juta.
“Negara bertanggung jawab, Pak. Swasta juga ikut membantu. Swasta harus ikut mendukung dalam hal ini. Faktanya ada 30 sekian juta anak kita yang tidak minum susu,” tegasnya.
Putra juga mengkritik pendekatan berbasis statistik yang dinilainya tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan.
Ia menyinggung kebijakan yang mendorong konsumsi susu hanya satu hingga dua kali dalam sepekan.

