26 C
Makassar
6 February 2026, 15:53 PM WITA

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Impor yang Terseret Kasus Suap Oknum Bea Cukai

Overview

  • Kasus suap impor di Bea Cukai menyeret perusahaan jasa logistik dengan dugaan aliran setoran rutin kepada oknum pejabat.
  • KPK mengungkap modus pengondisian sistem pemeriksaan yang meloloskan barang ilegal tanpa pengecekan fisik.
  • Pemilik perusahaan John Field kini menjadi buronan setelah melarikan diri saat operasi tangkap tangan.

SulawesiPos.com – Nama Blueray Cargo mencuat ke publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik suap terhadap oknum Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam pengurusan impor barang.

Bahkan, dalam pengembangan perkara ini, KPK menyatakan pemilik Blueray Cargo, John Field, telah masuk daftar pencarian setelah melarikan diri saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan.

Perusahaan Blueray Cargo dikenal sebagai salah satu pemain besar di sektor jasa pengiriman dan impor barang internasional ke Indonesia.

Perusahaan Impor dengan Jaringan Global

Blueray Cargo merupakan perusahaan jasa impor yang berbasis di Jakarta dan telah beroperasi sejak tahun 2001.

Selama lebih dari dua dekade, perusahaan ini menyediakan layanan pengiriman barang dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Jepang, Jerman, Inggris, hingga Taiwan menuju Indonesia.

Baca Juga: 
Panen Raya Bawang Merah di Cirebon, Kementan Pastikan Pasokan Aman Jelang Ramadan hingga Lebaran

Dengan mengandalkan pengiriman melalui jalur udara dan laut, Blueray Cargo melayani ribuan pelaku usaha, khususnya pedagang grosir yang tersebar di pusat-pusat perdagangan besar di Jakarta seperti Glodok, Mangga Dua, Harco, serta wilayah lain di Indonesia.

Fasilitas yang ditawarkan Blueray Cargo

Beberapa fasilitas yang disediakan Blueray Cargo, di antaranya:

Sistem Satu Harga dan Layanan Terpadu

Dalam operasionalnya, Blueray Cargo mengusung konsep satu harga (all in) untuk layanan impor.

Skema ini mencakup pengurusan barang dari negara asal, proses pengiriman internasional, hingga distribusi ke tangan pelanggan di dalam negeri.

Perusahaan ini memposisikan diri sebagai penyedia layanan impor cepat dengan fokus pada efisiensi waktu dan kemudahan bagi pelanggan, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan kepastian jadwal pengiriman.

Overview

  • Kasus suap impor di Bea Cukai menyeret perusahaan jasa logistik dengan dugaan aliran setoran rutin kepada oknum pejabat.
  • KPK mengungkap modus pengondisian sistem pemeriksaan yang meloloskan barang ilegal tanpa pengecekan fisik.
  • Pemilik perusahaan John Field kini menjadi buronan setelah melarikan diri saat operasi tangkap tangan.

SulawesiPos.com – Nama Blueray Cargo mencuat ke publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan praktik suap terhadap oknum Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam pengurusan impor barang.

Bahkan, dalam pengembangan perkara ini, KPK menyatakan pemilik Blueray Cargo, John Field, telah masuk daftar pencarian setelah melarikan diri saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan.

Perusahaan Blueray Cargo dikenal sebagai salah satu pemain besar di sektor jasa pengiriman dan impor barang internasional ke Indonesia.

Perusahaan Impor dengan Jaringan Global

Blueray Cargo merupakan perusahaan jasa impor yang berbasis di Jakarta dan telah beroperasi sejak tahun 2001.

Selama lebih dari dua dekade, perusahaan ini menyediakan layanan pengiriman barang dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Hong Kong, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Jepang, Jerman, Inggris, hingga Taiwan menuju Indonesia.

Baca Juga: 
Presiden Prabowo Tepuk-tepuk Pundak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman di Acara Panen Raya

Dengan mengandalkan pengiriman melalui jalur udara dan laut, Blueray Cargo melayani ribuan pelaku usaha, khususnya pedagang grosir yang tersebar di pusat-pusat perdagangan besar di Jakarta seperti Glodok, Mangga Dua, Harco, serta wilayah lain di Indonesia.

Fasilitas yang ditawarkan Blueray Cargo

Beberapa fasilitas yang disediakan Blueray Cargo, di antaranya:

Sistem Satu Harga dan Layanan Terpadu

Dalam operasionalnya, Blueray Cargo mengusung konsep satu harga (all in) untuk layanan impor.

Skema ini mencakup pengurusan barang dari negara asal, proses pengiriman internasional, hingga distribusi ke tangan pelanggan di dalam negeri.

Perusahaan ini memposisikan diri sebagai penyedia layanan impor cepat dengan fokus pada efisiensi waktu dan kemudahan bagi pelanggan, terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan kepastian jadwal pengiriman.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/