70 Peserta Antusias Ikuti Workshop Jurnalistik dan Kehumasan PWI, Suwardi Thahir: Jangan Takut Bermedsos

SulawesiPos.com – Sebanyak 70 peserta mengikuti Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin (2/1/2026).

Kegiatan ini mengusung tema penguatan strategi kehumasan bagi institusi pemerintah serta BUMN dan BUMD di tengah dinamika media digital yang terus berkembang.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, serta dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilan sejumlah satuan kerja perangkat daerah.

Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan tingginya perhatian terhadap pentingnya pengelolaan informasi publik yang profesional dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan dua pemateri dengan latar belakang dan pengalaman yang saling melengkapi.

Materi disusun untuk menjawab tantangan kehumasan sekaligus kebutuhan dasar jurnalistik, khususnya bagi aparatur pemerintah dan pengelola komunikasi publik.

Materi Jurnalistik dan Strategi Kehumasan Digital

Pemateri pertama, Suwardi Thahir, yang merupakan Tenaga Ahli Bidang Hukum, Informasi, dan Publikasi Publik Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian sekaligus Asesor Uji Kompetensi Wartawan PWI–Dewan Pers, membawakan sejumlah materi inti.

BACA JUGA: 
Kompilasi Akun Pemerintah Ikut Rayakan Kemenangan Manchester United 3-2 atas Arsenal di Emirates
Pemateri Suwardi Thahir dalam Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin.
Pemateri Suwardi Thahir dalam Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin (2/1/2026).

Ia mengulas pemanfaatan media sosial melalui topik “Jangan Takut Bermedsos”, serta membahas dasar-dasar jurnalistik, etika pers, dan teknik penulisan berita kehumasan.

Pemateri kedua, Rudi Hartono atau yang dikenal sebagai Spiderman Parepare, menyampaikan paparan mengenai strategi kehumasan dan pengelolaan media sosial pemerintahan.

SulawesiPos.com – Sebanyak 70 peserta mengikuti Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin (2/1/2026).

Kegiatan ini mengusung tema penguatan strategi kehumasan bagi institusi pemerintah serta BUMN dan BUMD di tengah dinamika media digital yang terus berkembang.

Workshop tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, serta dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilan sejumlah satuan kerja perangkat daerah.

Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan tingginya perhatian terhadap pentingnya pengelolaan informasi publik yang profesional dan bertanggung jawab.

Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan dua pemateri dengan latar belakang dan pengalaman yang saling melengkapi.

Materi disusun untuk menjawab tantangan kehumasan sekaligus kebutuhan dasar jurnalistik, khususnya bagi aparatur pemerintah dan pengelola komunikasi publik.

Materi Jurnalistik dan Strategi Kehumasan Digital

Pemateri pertama, Suwardi Thahir, yang merupakan Tenaga Ahli Bidang Hukum, Informasi, dan Publikasi Publik Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian sekaligus Asesor Uji Kompetensi Wartawan PWI–Dewan Pers, membawakan sejumlah materi inti.

BACA JUGA: 
Kompilasi Akun Pemerintah Ikut Rayakan Kemenangan Manchester United 3-2 atas Arsenal di Emirates
Pemateri Suwardi Thahir dalam Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin.
Pemateri Suwardi Thahir dalam Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare di Auditorium BJ Habibie, Senin (2/1/2026).

Ia mengulas pemanfaatan media sosial melalui topik “Jangan Takut Bermedsos”, serta membahas dasar-dasar jurnalistik, etika pers, dan teknik penulisan berita kehumasan.

Pemateri kedua, Rudi Hartono atau yang dikenal sebagai Spiderman Parepare, menyampaikan paparan mengenai strategi kehumasan dan pengelolaan media sosial pemerintahan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru