SulawesiPos.com – Universitas Hasanuddin (Unhas) membawa 50 program pengabdian kepada masyarakat ke Kabupaten Bulukumba melalui Expo Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU).
Beragam program tersebut diarahkan untuk mendorong pemanfaatan hasil riset, teknologi, dan kepakaran kampus agar memberi dampak langsung terhadap pengembangan potensi daerah.
50 program itu mencakup sejumlah sektor strategis, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan sumber daya manusia.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong konsep kampus berdampak, yakni perguruan tinggi tidak hanya menghasilkan riset, tetapi ikut terlibat dalam menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
“Potensi kita besar dan banyak, sehingga banyak jalan untuk hilirisasi,” ujar Prof. Jamaluddin saat membuka Expo PPMU, Senin (31/8/2026).
Unhas Dorong Program Pengabdian Berkelanjutan
Menurut Jamaluddin, Bulukumba memiliki modal besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Sektor kelautan, perikanan, dan pertanian dinilai dapat menjadi penggerak pengembangan agroindustri di daerah tersebut.
Oleh karena itu, Unhas mendorong agar program pembinaan desa yang dijalankan melalui pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti ketika kegiatan kampus selesai.
Jamaluddin berharap pemerintah daerah ikut menjaga keberlanjutan program sehingga pendampingan yang telah dilakukan dapat berkembang menjadi kerja sama jangka panjang.
“Kita harapkan pemerintah mendukung. Ini akan kita bina bersama Unhas, bukan hanya untuk momen ini, tetapi terus berlanjut,” katanya.
Kolaborasi Unhas dan Pemkab Bulukumba juga diarahkan pada pengembangan pendidikan tinggi.
Unhas membuka peluang pengembangan multicampus serta program pascasarjana berbasis riset yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Semua ini berbasis riset. Kita juga punya rencana multicampus dan pascasarjana di Bulukumba,” tutur Jamaluddin.

