Hyundai Motor Group Gandeng Musisi KIRARA Hadirkan ‘Temper’, Terjemahkan Teknologi Lewat Musik

SulawesiPos.com – Hyundai Motor Group berkolaborasi dengan musisi elektronik asal Korea Selatan, KIRARA, melalui karya musik berjudul ‘Temper’ yang menerjemahkan filosofi pengembangan teknologi perusahaan ke dalam pengalaman audio.

Karya tersebut menggambarkan proses perubahan material mentah menjadi kendaraan melalui teknologi manufaktur dengan menghadirkan komposisi musik elektronik yang terinspirasi dari proses penyempurnaan material.

‘Temper’ memadukan elemen ambient techno, glitch, dan breakbeat untuk menciptakan karakter suara yang presisi sekaligus misterius, mengikuti kompleksitas teknologi manufaktur yang menjadi sumber inspirasi karya tersebut.

Kolaborasi Hyundai Motor Group dan KIRARA menjadi salah satu pendekatan perusahaan dalam menyampaikan inovasi teknologi melalui medium kreatif yang dapat memberikan pengalaman berbeda kepada pelanggan.

‘Temper’ Terinspirasi Proses Penyempurnaan Material

Dalam konsep karya tersebut, istilah Korea ‘Jeongryeon’ (정련) merujuk pada proses pemurnian material dengan menghilangkan unsur pengotor untuk menghasilkan bentuk yang lebih murni dan bernilai.

Konsep pemurnian tersebut menjadi bagian dari gagasan ‘Temper’ yang menggambarkan perjalanan material mentah melalui proses manufaktur hingga menghasilkan bentuk akhir kendaraan.

BACA JUGA:  Timnas Voli Putra Indonesia Takluk 0-3 dari Korea Selatan di AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Komposisi musik diawali dengan nuansa ambient dan misterius yang menggambarkan kemungkinan yang terdapat pada material mentah sebelum berkembang secara bertahap sepanjang lagu.

Lapisan beat kemudian semakin terbentuk untuk merepresentasikan kemunculan wujud kendaraan, sebelum komposisi ditutup dengan karakter suara yang lebih jernih sebagai gambaran bentuk akhir kendaraan.

KIRARA mengatakan proses mengembangkan musik untuk teknologi Hyundai Motor Group memberikan rasa ingin tahu yang mengingatkannya pada pengalaman ketika pertama kali mempelajari synthesizing.

Musisi tersebut ingin menerjemahkan teknologi yang telah disempurnakan sekaligus perasaan ketika berinteraksi dengan teknologi tersebut melalui musik yang memiliki karakter penyempurnaan serupa.

Profil KIRARA dan Perjalanan Musik Elektroniknya

KIRARA merupakan salah satu musisi elektronik Korea Selatan yang memulai karier pada 2014 dan telah tampil dalam berbagai acara musik di Korea Selatan maupun sejumlah panggung internasional.

Sepanjang perjalanan kariernya, KIRARA telah merilis lima album studio dan tampil dalam sejumlah ajang, termasuk Pentaport Rock Festival di Korea, Venice Biennale di Italia, SXSW di Amerika Serikat, serta Primavera Pro di Spanyol.

BACA JUGA:  Chery Jadi Merek Otomotif Teratas di Kantar BrandZ 2026, Sembilan Tahun Berturut-turut Masuk Daftar

Karya musik KIRARA mendapat pengaruh dari musik dance Inggris era 1990-an dan musik elektronik Jepang era 2000-an dengan perpaduan melodi yang menghadirkan nuansa kesedihan sekaligus euforia.

SulawesiPos.com – Hyundai Motor Group berkolaborasi dengan musisi elektronik asal Korea Selatan, KIRARA, melalui karya musik berjudul ‘Temper’ yang menerjemahkan filosofi pengembangan teknologi perusahaan ke dalam pengalaman audio.

Karya tersebut menggambarkan proses perubahan material mentah menjadi kendaraan melalui teknologi manufaktur dengan menghadirkan komposisi musik elektronik yang terinspirasi dari proses penyempurnaan material.

‘Temper’ memadukan elemen ambient techno, glitch, dan breakbeat untuk menciptakan karakter suara yang presisi sekaligus misterius, mengikuti kompleksitas teknologi manufaktur yang menjadi sumber inspirasi karya tersebut.

Kolaborasi Hyundai Motor Group dan KIRARA menjadi salah satu pendekatan perusahaan dalam menyampaikan inovasi teknologi melalui medium kreatif yang dapat memberikan pengalaman berbeda kepada pelanggan.

‘Temper’ Terinspirasi Proses Penyempurnaan Material

Dalam konsep karya tersebut, istilah Korea ‘Jeongryeon’ (정련) merujuk pada proses pemurnian material dengan menghilangkan unsur pengotor untuk menghasilkan bentuk yang lebih murni dan bernilai.

Konsep pemurnian tersebut menjadi bagian dari gagasan ‘Temper’ yang menggambarkan perjalanan material mentah melalui proses manufaktur hingga menghasilkan bentuk akhir kendaraan.

BACA JUGA:  Timnas Voli Putra Indonesia Takluk 0-3 dari Korea Selatan di AVC Men’s Volleyball Cup 2026

Komposisi musik diawali dengan nuansa ambient dan misterius yang menggambarkan kemungkinan yang terdapat pada material mentah sebelum berkembang secara bertahap sepanjang lagu.

Lapisan beat kemudian semakin terbentuk untuk merepresentasikan kemunculan wujud kendaraan, sebelum komposisi ditutup dengan karakter suara yang lebih jernih sebagai gambaran bentuk akhir kendaraan.

KIRARA mengatakan proses mengembangkan musik untuk teknologi Hyundai Motor Group memberikan rasa ingin tahu yang mengingatkannya pada pengalaman ketika pertama kali mempelajari synthesizing.

Musisi tersebut ingin menerjemahkan teknologi yang telah disempurnakan sekaligus perasaan ketika berinteraksi dengan teknologi tersebut melalui musik yang memiliki karakter penyempurnaan serupa.

Profil KIRARA dan Perjalanan Musik Elektroniknya

KIRARA merupakan salah satu musisi elektronik Korea Selatan yang memulai karier pada 2014 dan telah tampil dalam berbagai acara musik di Korea Selatan maupun sejumlah panggung internasional.

Sepanjang perjalanan kariernya, KIRARA telah merilis lima album studio dan tampil dalam sejumlah ajang, termasuk Pentaport Rock Festival di Korea, Venice Biennale di Italia, SXSW di Amerika Serikat, serta Primavera Pro di Spanyol.

BACA JUGA:  STY Yakin Korsel Masih Bisa Lolos Usai Kalah dari Meksiko

Karya musik KIRARA mendapat pengaruh dari musik dance Inggris era 1990-an dan musik elektronik Jepang era 2000-an dengan perpaduan melodi yang menghadirkan nuansa kesedihan sekaligus euforia.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru