PPP Sulsel Tahan 8 SK DPC, Ilham Uskara Sebut Disiapkan Jadi Faktor X

SulawesiPos.com – DPW Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan atau PPP Sulsel menyerahkan surat keputusan kepengurusan kepada 14 DPC dalam rangkaian Rapat Koordinasi Wilayah di Hotel Melia Makassar, Jumat, 7 Agustus 2026. Namun, delapan DPC lainnya sengaja belum menerima SK karena disiapkan sebagai bagian dari strategi politik partai menghadapi agenda mendatang.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi A. Uskara, mengatakan Rakorwil kali ini bukan hanya agenda koordinasi, tetapi juga penyerahan SK kepada ketua dan sekretaris DPC yang dinilai sudah siap menjalankan konsolidasi struktur partai.

“Agenda, yang pertama itu rapat koordinasi wilayah. Sekaligus penyerahan SK dari 14 ketua DPC dan sekretarisnya. Jadi yang kita undang hanya ketua dan sekretarisnya. Jadi kita penyerahan SK sekaligus memberikan arahan-arahan apa yang harus dilakukan begitu SK sudah sampai di tangannya,” kata Ilham.

Ia menegaskan arahan utama dari DPW adalah memperkuat struktur partai hingga tingkat ranting. Menurutnya, kesiapan struktur menjadi hal penting karena PPP akan menghadapi tahapan verifikasi faktual menjelang pemilu berikutnya.

BACA JUGA:  Di Sela Padatnya Agenda, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Hadiri Akad Nikah Putri Sahabat di Bukit Baruga

“Arahan yang paling utama tentu memperkokoh struktur yang sudah ada, memperbaiki struktur hingga ke tingkat ranting, karena kita di Sulawesi Selatan alhamdulillah kapasitas kader dari PAC sampai ke ranting itu sudah sangat bagus. Namun tetap kami menuntut kader-kader yang kurang maksimal itu harus segera diganti. Karena tantangan kita, PPP, pemilu nanti itu harus verifikasi faktual. Jadi kita harus memperkuat di struktur,” ujarnya.

Delapan daerah yang belum menerima SK adalah Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang. Ilham menyebut penundaan itu dilakukan secara sengaja karena delapan wilayah tersebut dipersiapkan menjadi elemen penting dalam manuver politik PPP Sulsel.

“Ada 8 yang belum, ada 8 yang belum. Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang,” kata Ilham.

“Kenapa kita simpan 8 Dapil ini? Karena 8 ini berpotensi menjadi “faktor X”-nya PPP. Ada hal-hal menarik jadi kita persiapkan, kita tahan, mungkin dalam waktu dekat baru kita spill. Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam di Makassar Terbongkar, Lima Remaja Diamankan Polisi

Saat ditanya alasan rinci belum terbitnya SK di delapan daerah itu, termasuk kemungkinan faktor sekretaris yang belum final, Ilham mengisyaratkan PPP masih mencari kombinasi terbaik untuk posisi ketua dan sekretaris.

“Iya. Bisa jadi, bisa jadi. Jadi kita mempersiapkan kombinasi terbaik ketua dan sekretaris. Iya. Dari 8 DPC itu,” ujarnya.

SulawesiPos.com – DPW Partai Persatuan Pembangunan Sulawesi Selatan atau PPP Sulsel menyerahkan surat keputusan kepengurusan kepada 14 DPC dalam rangkaian Rapat Koordinasi Wilayah di Hotel Melia Makassar, Jumat, 7 Agustus 2026. Namun, delapan DPC lainnya sengaja belum menerima SK karena disiapkan sebagai bagian dari strategi politik partai menghadapi agenda mendatang.

Ketua DPW PPP Sulsel, Ilham Ari Fauzi A. Uskara, mengatakan Rakorwil kali ini bukan hanya agenda koordinasi, tetapi juga penyerahan SK kepada ketua dan sekretaris DPC yang dinilai sudah siap menjalankan konsolidasi struktur partai.

“Agenda, yang pertama itu rapat koordinasi wilayah. Sekaligus penyerahan SK dari 14 ketua DPC dan sekretarisnya. Jadi yang kita undang hanya ketua dan sekretarisnya. Jadi kita penyerahan SK sekaligus memberikan arahan-arahan apa yang harus dilakukan begitu SK sudah sampai di tangannya,” kata Ilham.

Ia menegaskan arahan utama dari DPW adalah memperkuat struktur partai hingga tingkat ranting. Menurutnya, kesiapan struktur menjadi hal penting karena PPP akan menghadapi tahapan verifikasi faktual menjelang pemilu berikutnya.

BACA JUGA:  Antrean BBM di Makassar Masih Terlihat, Pemerintah Tegaskan Harga Tetap dan Stok Aman

“Arahan yang paling utama tentu memperkokoh struktur yang sudah ada, memperbaiki struktur hingga ke tingkat ranting, karena kita di Sulawesi Selatan alhamdulillah kapasitas kader dari PAC sampai ke ranting itu sudah sangat bagus. Namun tetap kami menuntut kader-kader yang kurang maksimal itu harus segera diganti. Karena tantangan kita, PPP, pemilu nanti itu harus verifikasi faktual. Jadi kita harus memperkuat di struktur,” ujarnya.

Delapan daerah yang belum menerima SK adalah Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang. Ilham menyebut penundaan itu dilakukan secara sengaja karena delapan wilayah tersebut dipersiapkan menjadi elemen penting dalam manuver politik PPP Sulsel.

“Ada 8 yang belum, ada 8 yang belum. Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang,” kata Ilham.

“Kenapa kita simpan 8 Dapil ini? Karena 8 ini berpotensi menjadi “faktor X”-nya PPP. Ada hal-hal menarik jadi kita persiapkan, kita tahan, mungkin dalam waktu dekat baru kita spill. Gowa, Makassar, Sinjai, Pinrang, Palopo, Bone, Luwu, dan Enrekang,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Aksi Geng Motor Bersenjata Tajam di Makassar Terbongkar, Lima Remaja Diamankan Polisi

Saat ditanya alasan rinci belum terbitnya SK di delapan daerah itu, termasuk kemungkinan faktor sekretaris yang belum final, Ilham mengisyaratkan PPP masih mencari kombinasi terbaik untuk posisi ketua dan sekretaris.

“Iya. Bisa jadi, bisa jadi. Jadi kita mempersiapkan kombinasi terbaik ketua dan sekretaris. Iya. Dari 8 DPC itu,” ujarnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru