SulawesiPos.com – Suasana panas mewarnai akhir laga Singapura vs Indonesia di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026, ketika sejumlah pemain Timnas Indonesia mendatangi tribun suporter dan sempat terlibat adu argumen setelah hasil imbang 1-1 memastikan Garuda tersingkir dari fase grup Piala AFF 2026.
Di tengah kekecewaan itu, PSSI kembali disorot lewat pernyataan Anggota Exco Arya Sinulingga soal kebutuhan dukungan APBN demi mengejar target lolos ke Piala Dunia 2030.
Berdasarkan rekaman yang beredar selepas pertandingan, para pemain mendekat ke tribun suporter Indonesia yang hadir di kandang Singapura.
Ketegangan sempat muncul ketika suporter meluapkan kekecewaan atas hasil akhir dan para pemain merespons langsung dari tepi lapangan.
Situasi itu baru mereda setelah kapten tim Rizky Ridho maju ke depan kelompok pemain untuk berbicara langsung dengan para pendukung.
Momen itu membuat Ridho kembali menjadi sosok sentral, bukan hanya karena perannya di lapangan, tetapi juga karena ia mengambil inisiatif menenangkan atmosfer yang sempat memanas seusai laga penentuan.
Hasil 1-1 di Jalan Besar Tutup Jalan Indonesia
Laporan resmi ASEAN United FC mencatat Indonesia sempat berada di jalur yang dibutuhkan setelah Ragnar Oratmangoen membawa tim tamu unggul pada menit ke-47.
Namun Singapura menyamakan skor lewat Ilhan Fandi pada menit ke-66, dan hasil 1-1 itu cukup untuk mengantar tuan rumah lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup A.
Bagi Indonesia, hasil tersebut menjadi pukulan karena Garuda datang ke Jalan Besar dengan misi wajib menang.
Alih-alih mengubah laga terakhir menjadi tiket ke empat besar, Indonesia justru harus mengakhiri fase grup di tengah tekanan hasil dan ledakan emosi dari tribun suporter sendiri.
Ketegangan antara pemain dan suporter itu kemudian mempertegas besarnya jarak antara ekspektasi dan hasil.

