Overview
SulawesiPos.com – Perusahaan pertambangan raksasa Arab Saudi, Ma’aden, secara resmi mengumumkan penemuan cadangan emas baru sebesar 7,8 juta ons yang tersebar di empat lokasi strategis di seluruh wilayah Kerajaan.
Laporan yang dirilis oleh Gulf News pada tanggal 15 Januari 2026 ini menegaskan percepatan ambisi Arab Saudi dalam memperluas cadangan mineral domestik guna membangun waralaba emas kelas dunia.
Penemuan ini merupakan hasil dari aktivitas pengeboran intensif yang awalnya mengidentifikasi lebih dari sembilan juta ons emas sebelum disesuaikan dengan faktor pelaporan tahunan standar.
Ekspansi sumber daya ini mencakup aset utama Ma’aden di Mansourah Massarah, Uruq 20/21, Umm As Salam, serta penemuan baru yang signifikan di wilayah Wadi Al Jaww.
Proyek unggulan Mansourah Massarah mencatatkan pertumbuhan terbesar dengan kontribusi peningkatan bersih sebesar tiga juta ons emas dibandingkan tahun sebelumnya.
Selain itu, wilayah Uruq 20/21 dan Umm As Salam menyumbang 1,67 juta ons, sementara penemuan perdana di Wadi Al Jaww langsung mencatatkan sumber daya sebesar 3,08 juta ons emas.
CEO Ma’aden, Bob Wilt, menyatakan bahwa hasil luar biasa ini membuktikan keberhasilan strategi jangka panjang perusahaan dalam membuka kekayaan mineral Arab Saudi dan memperkuat posisi sebagai pemain tambang global utama.

