Veda Ega Pratama Finis P13 di FP2 Moto3 Belanda, Bawa Modal Positif Jelang Q1 Assen

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama menorehkan hasil lebih baik pada FP2 Moto3 Belanda 2026 setelah finis di posisi ke-13 di TT Circuit Assen, Sabtu (27/6/2026). Berdasarkan hasil resmi MotoGP, pembalap Honda Team Asia itu membukukan waktu terbaik 1 menit 41,132 detik dan tertinggal 0,454 detik dari pembalap tercepat Alvaro Carpe.

Hasil FP2 ini menjadi kabar penting bagi Veda Ega Pratama karena datang setelah sesi practice sebelumnya tidak berjalan mulus. Dengan posisi ke-13, rider muda Indonesia itu setidaknya menunjukkan respons yang lebih stabil sebelum memasuki fase penentuan kualifikasi Moto3 Belanda.

MotoGP dalam hasil resminya mencatat Veda Pratama, yang tercantum dengan nama Veda Pratama, meraih catatan waktu terbaik pada lap ketujuh dari total 18 lap. Ia juga membukukan top speed 218,1 km per jam, hanya terpaut 0,016 detik dari pembalap di depannya.

Pada FP2 Moto3 Belanda 2026, Alvaro Carpe keluar sebagai pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 40,678 detik. Posisi berikutnya ditempati Adrian Cruces dengan 1 menit 40,847 detik dan Joel Kelso di urutan ketiga lewat catatan 1 menit 40,891 detik.

FP2 jadi sinyal pemulihan Veda Ega Pratama di Assen

Penampilan Veda Ega Pratama pada FP2 layak dibaca sebagai tanda pemulihan ritme setelah akhir Jumat yang berat. Sebelumnya, rider Indonesia itu sempat mengalami crash pada practice, sehingga fokus utamanya di Assen bergeser dari mengejar hasil ideal menjadi memulihkan kepercayaan diri dan konsistensi lap.

Karena itu, finis di posisi ke-13 pada FP2 memberi nilai penting meski belum membawanya ke barisan terdepan. Dalam kelas Moto3 yang sangat rapat, selisih kurang dari setengah detik dari posisi pertama menunjukkan Veda masih berada dalam jarak yang cukup kompetitif untuk kembali menekan pada sesi berikutnya.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Lolos Langsung ke Babak Kualifikasi Moto3, Begini Aturan Mainnya

Peningkatan itu juga bisa menjadi modal psikologis bagi Honda Team Asia. Setelah sesi practice sebelumnya terganggu, tim kini memiliki dasar yang lebih jelas untuk menyempurnakan setelan motor agar Veda mampu tampil lebih agresif ketika Q1 dimulai.

Assen sendiri merupakan lintasan yang menuntut presisi tinggi, terutama dalam menjaga kecepatan di tikungan cepat dan memaksimalkan momentum pada setiap sektor. Dalam karakter sirkuit seperti ini, kestabilan ritme sering lebih menentukan daripada sekadar satu lap yang nekat.

Q1 kini jadi panggung penentu langkah Veda Pratama

Hasil FP2 tidak otomatis mengubah jalur kualifikasi Veda Ega Pratama, tetapi menjadi bekal penting menjelang Q1 Moto3 Belanda 2026. Dari sesi itulah peluangnya untuk merebut tiket menuju Q2 akan benar-benar ditentukan.

Q1 akan menjadi fase yang sangat krusial karena pembalap tidak memiliki banyak ruang untuk membuang waktu atau membuat kesalahan. Dengan modal FP2 yang lebih menjanjikan, Veda Pratama kini dituntut mengubah peningkatan ritme itu menjadi lap bersih yang cukup cepat untuk mengamankan tempat di sesi berikutnya.

Jika mampu memanfaatkan momentum dari FP2, peluang Veda Pratama untuk memperbaiki posisi start tetap terbuka. Hal itu penting karena balapan Moto3 biasanya berlangsung sangat rapat, sehingga posisi grid kerap berpengaruh langsung terhadap ruang duel sejak lap pertama.

Sebaliknya, bila gagal meneruskan tren positif itu pada Q1, tantangan Veda Pratama di balapan utama akan kembali membesar. Start dari posisi belakang di TT Circuit Assen akan memaksanya mengambil risiko lebih tinggi untuk bisa menembus rombongan depan.

Dengan demikian, hasil FP2 Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama dalam posisi yang lebih baik dibanding sesi sebelumnya, tetapi belum menyelesaikan pekerjaan utamanya. Langkah berikutnya tetap berada di Q1, tempat pembalap muda Indonesia itu harus membuktikan bahwa progres di Assen benar-benar bisa diubah menjadi hasil kualifikasi yang lebih kompetitif.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Pelajari Sirkuit Amerika dari Game MotoGP

Hasil FP2 Moto3 Belanda 2026
TT Circuit Assen, Sabtu (27/6/2026)

10 besar:
1. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 1:40.678
2. Adrian Cruces (CIP Green Power) – 1:40.847
3. Joel Kelso (GRYD Racing) – 1:40.891
4. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:40.900
5. Joel Esteban (LEVEL UP – MTA) – 1:40.982
6. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 1:41.000
7. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 1:41.067
8. Guido Pini (Leopard Racing) – 1:41.070
9. Scott Ogden (CIP Green Power) – 1:41.072
10. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:41.075

Veda Ega Pratama:
13. Veda Pratama (Honda Team Asia) – 1:41.132
• Gap ke pembaap tercepat: +0.454
• Lap terbaik: lap 7
• Total lap: 18
• Top speed: 218.1 km/jam

Sumber: MotoGP Official Results

Jadwal Moto3 Belanda 2026 di Assen:

Jumat, 26 Juni 2026
– FP1: 14.00-14.35 WITA / 13.00-13.35 WIB
– Practice: 18.15-18.50 WITA / 17.15-17.50 WIB

Sabtu, 27 Juni 2026
– FP2: 13.40-14.10 WITA / 12.40-13.10 WIB
– Q1: 17.45-18.00 WITA / 16.45-17.00 WIB
– Q2: 18.10-18.25 WITA / 17.10-17.25 WIB

Minggu, 28 Juni 2026
– Race Moto3 (20 lap): 16.00 WITA / 15.00 WIB

Klasemen pembalap Moto3 2026

1. Maximo Quiles – CFMOTO Aspar Team – 186 poin
2. Alvaro Carpe – Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin
3. Brian Uriarte – Red Bull KTM Factory Racing – 92 poin
4. David Almansa – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 89 poin
5. Marco Morelli – CFMOTO Aspar Team – 86 poin
6. Veda Pratama – Honda Team Asia – 82 poin
7. Hakim Danish – MT Helmets – MSI – 73 poin
8. Valentin Perrone – Red Bull KTM Tech 3 – 66 poin
9. David Munoz – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin
10. Guido Pini – Leopard Racing – 48 poin
11. Adrian Cruces – CIP – 46 poin
12. Joel Esteban – LEVELUP – MTA – 44 poin
13. Matteo Bertelle – LEVELUP – MTA – 42 poin
14. Rico Salmela – Red Bull KTM Tech 3 – 35 poin
15. Eddie O’Shea – GRYD – Mlav Racing – 35 poin
16. Casey O’Gorman – SIC58 Squadra Corse – 34 poin
17. Joel Kelso – GRYD – Mlav Racing – 30 poin
18. Scott Ogden – CIP – 27 poin
19. Jesus Rios – Rivacold Snipers Team – 24 poin
20. Adrian Fernandez Gonzalez – Leopard Racing – 21 poin
21. Ryusei Yamanaka – MT Helmets – MSI – 12 poin
22. Marcos Uriarte – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin
23. Leo Rammerstorfer – SIC58 Squadra Corse – 4 poin
24. Zen Mitani – Honda Team Asia – 2 poin
25. Cormac Buchanan – Code Motorsports – 2 poin
26. Ruche Moodley – Code Motorsports – 1 poin

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Minta Honda Perbaiki Performa Motor NSF250RW agar Bisa Tampil Gahar di Moto3 Belanda

Catatan: Veda Pratama saat ini peringkat 6 dengan 82 poin.

Sumber: Motorsport standings Moto3 2026.

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama menorehkan hasil lebih baik pada FP2 Moto3 Belanda 2026 setelah finis di posisi ke-13 di TT Circuit Assen, Sabtu (27/6/2026). Berdasarkan hasil resmi MotoGP, pembalap Honda Team Asia itu membukukan waktu terbaik 1 menit 41,132 detik dan tertinggal 0,454 detik dari pembalap tercepat Alvaro Carpe.

Hasil FP2 ini menjadi kabar penting bagi Veda Ega Pratama karena datang setelah sesi practice sebelumnya tidak berjalan mulus. Dengan posisi ke-13, rider muda Indonesia itu setidaknya menunjukkan respons yang lebih stabil sebelum memasuki fase penentuan kualifikasi Moto3 Belanda.

MotoGP dalam hasil resminya mencatat Veda Pratama, yang tercantum dengan nama Veda Pratama, meraih catatan waktu terbaik pada lap ketujuh dari total 18 lap. Ia juga membukukan top speed 218,1 km per jam, hanya terpaut 0,016 detik dari pembalap di depannya.

Pada FP2 Moto3 Belanda 2026, Alvaro Carpe keluar sebagai pembalap tercepat dengan waktu 1 menit 40,678 detik. Posisi berikutnya ditempati Adrian Cruces dengan 1 menit 40,847 detik dan Joel Kelso di urutan ketiga lewat catatan 1 menit 40,891 detik.

FP2 jadi sinyal pemulihan Veda Ega Pratama di Assen

Penampilan Veda Ega Pratama pada FP2 layak dibaca sebagai tanda pemulihan ritme setelah akhir Jumat yang berat. Sebelumnya, rider Indonesia itu sempat mengalami crash pada practice, sehingga fokus utamanya di Assen bergeser dari mengejar hasil ideal menjadi memulihkan kepercayaan diri dan konsistensi lap.

Karena itu, finis di posisi ke-13 pada FP2 memberi nilai penting meski belum membawanya ke barisan terdepan. Dalam kelas Moto3 yang sangat rapat, selisih kurang dari setengah detik dari posisi pertama menunjukkan Veda masih berada dalam jarak yang cukup kompetitif untuk kembali menekan pada sesi berikutnya.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Menempel Ketat Papan Atas Hasil Practice Moto3 Thailand

Peningkatan itu juga bisa menjadi modal psikologis bagi Honda Team Asia. Setelah sesi practice sebelumnya terganggu, tim kini memiliki dasar yang lebih jelas untuk menyempurnakan setelan motor agar Veda mampu tampil lebih agresif ketika Q1 dimulai.

Assen sendiri merupakan lintasan yang menuntut presisi tinggi, terutama dalam menjaga kecepatan di tikungan cepat dan memaksimalkan momentum pada setiap sektor. Dalam karakter sirkuit seperti ini, kestabilan ritme sering lebih menentukan daripada sekadar satu lap yang nekat.

Q1 kini jadi panggung penentu langkah Veda Pratama

Hasil FP2 tidak otomatis mengubah jalur kualifikasi Veda Ega Pratama, tetapi menjadi bekal penting menjelang Q1 Moto3 Belanda 2026. Dari sesi itulah peluangnya untuk merebut tiket menuju Q2 akan benar-benar ditentukan.

Q1 akan menjadi fase yang sangat krusial karena pembalap tidak memiliki banyak ruang untuk membuang waktu atau membuat kesalahan. Dengan modal FP2 yang lebih menjanjikan, Veda Pratama kini dituntut mengubah peningkatan ritme itu menjadi lap bersih yang cukup cepat untuk mengamankan tempat di sesi berikutnya.

Jika mampu memanfaatkan momentum dari FP2, peluang Veda Pratama untuk memperbaiki posisi start tetap terbuka. Hal itu penting karena balapan Moto3 biasanya berlangsung sangat rapat, sehingga posisi grid kerap berpengaruh langsung terhadap ruang duel sejak lap pertama.

Sebaliknya, bila gagal meneruskan tren positif itu pada Q1, tantangan Veda Pratama di balapan utama akan kembali membesar. Start dari posisi belakang di TT Circuit Assen akan memaksanya mengambil risiko lebih tinggi untuk bisa menembus rombongan depan.

Dengan demikian, hasil FP2 Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama dalam posisi yang lebih baik dibanding sesi sebelumnya, tetapi belum menyelesaikan pekerjaan utamanya. Langkah berikutnya tetap berada di Q1, tempat pembalap muda Indonesia itu harus membuktikan bahwa progres di Assen benar-benar bisa diubah menjadi hasil kualifikasi yang lebih kompetitif.

BACA JUGA:  Misi Bangkit di Jerez! Veda Ega Pratama Unjuk Gigi di Sesi Latihan Moto3 Spanyol 2026

Hasil FP2 Moto3 Belanda 2026
TT Circuit Assen, Sabtu (27/6/2026)

10 besar:
1. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 1:40.678
2. Adrian Cruces (CIP Green Power) – 1:40.847
3. Joel Kelso (GRYD Racing) – 1:40.891
4. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:40.900
5. Joel Esteban (LEVEL UP – MTA) – 1:40.982
6. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 1:41.000
7. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 1:41.067
8. Guido Pini (Leopard Racing) – 1:41.070
9. Scott Ogden (CIP Green Power) – 1:41.072
10. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 1:41.075

Veda Ega Pratama:
13. Veda Pratama (Honda Team Asia) – 1:41.132
• Gap ke pembaap tercepat: +0.454
• Lap terbaik: lap 7
• Total lap: 18
• Top speed: 218.1 km/jam

Sumber: MotoGP Official Results

Jadwal Moto3 Belanda 2026 di Assen:

Jumat, 26 Juni 2026
– FP1: 14.00-14.35 WITA / 13.00-13.35 WIB
– Practice: 18.15-18.50 WITA / 17.15-17.50 WIB

Sabtu, 27 Juni 2026
– FP2: 13.40-14.10 WITA / 12.40-13.10 WIB
– Q1: 17.45-18.00 WITA / 16.45-17.00 WIB
– Q2: 18.10-18.25 WITA / 17.10-17.25 WIB

Minggu, 28 Juni 2026
– Race Moto3 (20 lap): 16.00 WITA / 15.00 WIB

Klasemen pembalap Moto3 2026

1. Maximo Quiles – CFMOTO Aspar Team – 186 poin
2. Alvaro Carpe – Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin
3. Brian Uriarte – Red Bull KTM Factory Racing – 92 poin
4. David Almansa – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 89 poin
5. Marco Morelli – CFMOTO Aspar Team – 86 poin
6. Veda Pratama – Honda Team Asia – 82 poin
7. Hakim Danish – MT Helmets – MSI – 73 poin
8. Valentin Perrone – Red Bull KTM Tech 3 – 66 poin
9. David Munoz – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin
10. Guido Pini – Leopard Racing – 48 poin
11. Adrian Cruces – CIP – 46 poin
12. Joel Esteban – LEVELUP – MTA – 44 poin
13. Matteo Bertelle – LEVELUP – MTA – 42 poin
14. Rico Salmela – Red Bull KTM Tech 3 – 35 poin
15. Eddie O’Shea – GRYD – Mlav Racing – 35 poin
16. Casey O’Gorman – SIC58 Squadra Corse – 34 poin
17. Joel Kelso – GRYD – Mlav Racing – 30 poin
18. Scott Ogden – CIP – 27 poin
19. Jesus Rios – Rivacold Snipers Team – 24 poin
20. Adrian Fernandez Gonzalez – Leopard Racing – 21 poin
21. Ryusei Yamanaka – MT Helmets – MSI – 12 poin
22. Marcos Uriarte – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 6 poin
23. Leo Rammerstorfer – SIC58 Squadra Corse – 4 poin
24. Zen Mitani – Honda Team Asia – 2 poin
25. Cormac Buchanan – Code Motorsports – 2 poin
26. Ruche Moodley – Code Motorsports – 1 poin

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Catatkan Fastest Lap Sebelum Jatuh di COTA Moto3 Amerika

Catatan: Veda Pratama saat ini peringkat 6 dengan 82 poin.

Sumber: Motorsport standings Moto3 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru