Corinthians Tahan Imbang Peñarol 1-1, Amankan Tiket 16 Besar Copa Libertadores 2026

SulawesiPos.com – Klub Brasil, Sport Club Corinthians Paulista, memastikan langkah ke babak 16 besar Copa Libertadores 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan wakil Uruguay, Club Atlético Peñarol, pada matchday kelima Grup E, Jumat (22/5/2026).

Laga yang berlangsung di Estadio Campeón del Siglo itu berlangsung sengit sejak menit awal.

Peñarol sempat unggul lebih dulu sebelum Corinthians berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat Corinthians tetap kokoh di puncak klasemen Grup E sekaligus mengunci satu tempat di fase gugur.

Sebaliknya, peluang Peñarol untuk lolos ke babak 16 besar resmi tertutup setelah gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui gol yang dicetak oleh Maximiliano Olivera.

Gol tersebut membuat publik Montevideo bergemuruh dan memberikan harapan bagi Peñarol untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Setelah unggul, Peñarol berusaha mempertahankan kendali permainan.

Namun Corinthians yang datang dengan target minimal satu poin terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

BACA JUGA: 
Hantam Sporting Cristal 2-0, Palmeiras Rebut Takhta Klasemen Grup F Copa Libertadores 2026

Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Gelandang serang Zakaria Labyad berhasil mencetak gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Corinthians yang kemudian tampil lebih tenang dalam mengatur ritme permainan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim.

Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan.

Hasil seri di Montevideo melengkapi catatan positif Corinthians atas Peñarol pada fase grup musim ini.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung 1 Mei 2026 di Brasil, Corinthians sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.

Sementara pada laga kedua, mereka kembali memperoleh hasil positif melalui raihan satu poin di kandang lawan.

Dari dua pertemuan tersebut, Corinthians mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang tanpa pernah kalah dari Peñarol.

Tambahan satu poin membuat Corinthians mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan dan tetap berada di posisi teratas Grup E.

BACA JUGA: 
Corinthians Singkirkan Barra FC, Yuri Alberto Antar Tim Lolos ke 16 Besar Copa do Brasil 2026

Raihan tersebut sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 16 besar sebelum pertandingan terakhir fase grup dimainkan.

Bagi Peñarol, hasil imbang ini menjadi pukulan telak.

Klub asal Uruguay itu tidak lagi memiliki peluang untuk finis di dua besar grup yang menjadi syarat lolos ke fase gugur Copa Libertadores.

Meski demikian, mereka masih memiliki kesempatan untuk merebut posisi ketiga klasemen yang akan memberikan tiket ke babak play-off Copa Sudamericana 2026.

Dengan satu pertandingan tersisa, Corinthians kini dapat fokus mempertahankan posisi puncak klasemen demi memperoleh keuntungan dalam undian fase gugur.

Sementara itu, Peñarol wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir sembari berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka dalam perebutan posisi ketiga.

Persaingan di Grup E pun masih menyisakan drama pada pekan terakhir, meski satu tiket ke babak 16 besar kini telah resmi menjadi milik Corinthians.

SulawesiPos.com – Klub Brasil, Sport Club Corinthians Paulista, memastikan langkah ke babak 16 besar Copa Libertadores 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan wakil Uruguay, Club Atlético Peñarol, pada matchday kelima Grup E, Jumat (22/5/2026).

Laga yang berlangsung di Estadio Campeón del Siglo itu berlangsung sengit sejak menit awal.

Peñarol sempat unggul lebih dulu sebelum Corinthians berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat Corinthians tetap kokoh di puncak klasemen Grup E sekaligus mengunci satu tempat di fase gugur.

Sebaliknya, peluang Peñarol untuk lolos ke babak 16 besar resmi tertutup setelah gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.

Tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke-18 melalui gol yang dicetak oleh Maximiliano Olivera.

Gol tersebut membuat publik Montevideo bergemuruh dan memberikan harapan bagi Peñarol untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.

Setelah unggul, Peñarol berusaha mempertahankan kendali permainan.

Namun Corinthians yang datang dengan target minimal satu poin terus menekan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.

BACA JUGA: 
Corinthians Singkirkan Barra FC, Yuri Alberto Antar Tim Lolos ke 16 Besar Copa do Brasil 2026

Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-62.

Gelandang serang Zakaria Labyad berhasil mencetak gol penyeimbang yang mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Corinthians yang kemudian tampil lebih tenang dalam mengatur ritme permainan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol dari kedua tim.

Skor imbang 1-1 pun bertahan hingga akhir pertandingan.

Hasil seri di Montevideo melengkapi catatan positif Corinthians atas Peñarol pada fase grup musim ini.

Pada pertemuan pertama yang berlangsung 1 Mei 2026 di Brasil, Corinthians sukses meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.

Sementara pada laga kedua, mereka kembali memperoleh hasil positif melalui raihan satu poin di kandang lawan.

Dari dua pertemuan tersebut, Corinthians mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang tanpa pernah kalah dari Peñarol.

Tambahan satu poin membuat Corinthians mengoleksi 11 poin dari lima pertandingan dan tetap berada di posisi teratas Grup E.

BACA JUGA: 
Hantam Sporting Cristal 2-0, Palmeiras Rebut Takhta Klasemen Grup F Copa Libertadores 2026

Raihan tersebut sudah cukup untuk memastikan tiket ke babak 16 besar sebelum pertandingan terakhir fase grup dimainkan.

Bagi Peñarol, hasil imbang ini menjadi pukulan telak.

Klub asal Uruguay itu tidak lagi memiliki peluang untuk finis di dua besar grup yang menjadi syarat lolos ke fase gugur Copa Libertadores.

Meski demikian, mereka masih memiliki kesempatan untuk merebut posisi ketiga klasemen yang akan memberikan tiket ke babak play-off Copa Sudamericana 2026.

Dengan satu pertandingan tersisa, Corinthians kini dapat fokus mempertahankan posisi puncak klasemen demi memperoleh keuntungan dalam undian fase gugur.

Sementara itu, Peñarol wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir sembari berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka dalam perebutan posisi ketiga.

Persaingan di Grup E pun masih menyisakan drama pada pekan terakhir, meski satu tiket ke babak 16 besar kini telah resmi menjadi milik Corinthians.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru