Remaja 17 Tahun Pelaku Pembusuran Driver Ojol di Makassar Menyerahkan Diri

SulawesiPos.com – Kepolisian mengamankan pelaku pembusuran terhadap seorang pengemudi ojek online bernama Sandi S (28) yang terjadi di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaku diketahui merupakan remaja berinisial MR (17), yang akhirnya menyerahkan diri setelah sempat diburu aparat.

Kapolsek Polsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, menjelaskan bahwa pelaku datang ke kantor polisi didampingi orang tuanya.

Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan di Mapolsek Manggala sejak Selasa (19/5) siang.

“Benar pelaku pembusuran di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala sudah kami amankan dan yang bersangkutan menyerahkan diri dibawa oleh orang tuanya,” ujar Samuel kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Samuel mengungkapkan, sebelum pelaku menyerahkan diri, pihak kepolisian telah mendatangi kediaman keluarga pelaku.

Aparat melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan agar pelaku bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Polsek Manggala melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan persuasif untuk menyerahkan diri,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati dan dendam terhadap korban. Keduanya diketahui sempat terlibat adu mulut sebelum aksi pembusuran terjadi.

BACA JUGA: 
Driver Ojol Maxim di Makassar Dibusur Usai Tegur Pak Ogah, 7 Orang Diamakankan

“Motifnya itu dia merasa dendam sakit hati karena dikata-katai oleh korban dengan kata-kata kasar sehingga terduga pelaku tersinggung,” jelas Samuel.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa satu anak panah busur serta jaket berwarna merah marun yang dikenakan pelaku saat kejadian.

Sementara alat pelontar atau katapel yang digunakan disebut telah dibuang ke kanal.

“Busur itu dia buat sendiri dan katapelnya dibuang di kanal,” tuturnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri dengan menumpang kendaraan yang melintas hingga ke wilayah Malengkeri, sebelum akhirnya kabur ke Kabupaten Jeneponto. Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut.

“Sementara masih pengembangan kasusnya lagi,” imbuh Samuel.

SulawesiPos.com – Kepolisian mengamankan pelaku pembusuran terhadap seorang pengemudi ojek online bernama Sandi S (28) yang terjadi di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Pelaku diketahui merupakan remaja berinisial MR (17), yang akhirnya menyerahkan diri setelah sempat diburu aparat.

Kapolsek Polsek Manggala, Kompol Samuel To’longan, menjelaskan bahwa pelaku datang ke kantor polisi didampingi orang tuanya.

Saat ini, yang bersangkutan telah diamankan di Mapolsek Manggala sejak Selasa (19/5) siang.

“Benar pelaku pembusuran di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Bangkala sudah kami amankan dan yang bersangkutan menyerahkan diri dibawa oleh orang tuanya,” ujar Samuel kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Samuel mengungkapkan, sebelum pelaku menyerahkan diri, pihak kepolisian telah mendatangi kediaman keluarga pelaku.

Aparat melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluargaan agar pelaku bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Polsek Manggala melakukan pendekatan secara kekeluargaan dan persuasif untuk menyerahkan diri,” katanya.

Berdasarkan pemeriksaan awal, pelaku mengaku menyimpan rasa sakit hati dan dendam terhadap korban. Keduanya diketahui sempat terlibat adu mulut sebelum aksi pembusuran terjadi.

BACA JUGA: 
Anak di Makassar Aniaya Ayah Kandung gegara Mabuk Ballo, Pelaku Diamankan

“Motifnya itu dia merasa dendam sakit hati karena dikata-katai oleh korban dengan kata-kata kasar sehingga terduga pelaku tersinggung,” jelas Samuel.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa satu anak panah busur serta jaket berwarna merah marun yang dikenakan pelaku saat kejadian.

Sementara alat pelontar atau katapel yang digunakan disebut telah dibuang ke kanal.

“Busur itu dia buat sendiri dan katapelnya dibuang di kanal,” tuturnya.

Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri dengan menumpang kendaraan yang melintas hingga ke wilayah Malengkeri, sebelum akhirnya kabur ke Kabupaten Jeneponto. Hingga kini, polisi masih terus mendalami kasus tersebut.

“Sementara masih pengembangan kasusnya lagi,” imbuh Samuel.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru