SulawesiPos.com – Kapolres Parepare Indra Waspada Yuda mengungkapkan bahwa flare yang dinyalakan suporter dalam laga PSM Makassar kontra Persib Bandung telah diakomodasi oleh panitia pelaksana (panpel) pertandingan.
Menurut Indra, penggunaan flare tersebut bukan dibawa secara pribadi oleh masing-masing suporter, melainkan telah melalui koordinasi bersama panpel sebelum pertandingan berlangsung.
“Jadi memang kemarin pada saat rapat koordinasi, memang flare itu sudah diakomodir sama panitia pelaksana,” ujar Indra setelah pertandingan (17/05/2026).
Ia menjelaskan, penyalaan flare dan kembang api yang dilakukan suporter merupakan bentuk dukungan dan kecintaan kepada PSM Makassar yang kerap muncul pada penghujung musim kompetisi.
“Itu merupakan salah satu bentuk kecintaan para suporter kepada klubnya, yaitu PSM Makassar. Jadi itu merupakan suatu tradisi yang biasa dilakukan pada saat akhir musim kompetisi,” jelasnya.
Meski demikian, Indra mengakui penggunaan flare di stadion tetap bertentangan dengan regulasi FIFA maupun aturan Liga Indonesia.
Namun pihak keamanan bersama panpel memilih melakukan pengawasan dan pengendalian agar situasi tetap aman.
“Ini kalau menurut aturan FIFA dan juga Liga Indonesia, sudah pasti melanggar. Tetapi ini memang sudah menjadi bagian tradisi di akhir musim kompetisi,” ungkapnya.
Kapolres juga memastikan flare yang digunakan selama pertandingan telah didata dan dikoordinasikan sebelumnya oleh pihak penyelenggara.
“Jadi bukan flare yang dibawa masing-masing suporter. Ini flare yang dikoordinir oleh panpel, sehingga semua terkumpul dan terdata,” bebernya.
Laga PSM Makassar melawan Persib Bandung sendiri berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu.
Setelah pertandingan usai, sejumlah suporter menyalakan flare dan petasan yang menyebabkan Stadion BJ Habibie dipenuhi asap.
Situasi sempat memanas ketika beberapa oknum melempar flare dan petasan ke area lapangan hingga mendekati bench pemain.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan kondisi secara umum masih dapat dikendalikan.
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan aman, tertib, lancar,” tutup Indra.

