NasDem Bantah Isu Merger dengan Gerindra, Akui Terbuka Berkoalisi dengan Prabowo

SulawesiPos.com – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzi H. Amro, memastikan tidak ada rencana penggabungan partainya dengan partai politik lain, termasuk dengan Partai Gerindra.

Menurut Fauzi, isu mengenai merger maupun akuisisi terhadap NasDem tidak benar.

“Ada isu kita merger, ada isu kita mau diakuisisi. Pertama secara prinsip, itu tidak benar sama sekali,” kata Fauzi di Jakarta, dikutip dari JawaPos, Sabtu (16/5/2026).

Meski demikian, ia mengakui NasDem membuka peluang membangun kerja sama politik dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Bahwa kita menggagas politik, politik blok ya? Artinya kita pengen NasDem ini ke depan kira-kira berkoalisi dengan Prabowo, seperti itu. Itu ada, tapi tidak merger, tidak akuisisi,” ujarnya.

Fauzi menegaskan Ketua Umum NasDem Surya Paloh selalu menekankan pentingnya menjaga kedaulatan partai.

Menurut dia, Surya Paloh tidak akan membiarkan partai yang dibangunnya diambil alih pihak lain.

“Pak Surya selalu mengatakan, ‘Saya tidak rela kalau partai ini akan diambil orang, akan hancur, dan saya akan orang terdepan akan membela’ dan seterusnya,” tuturnya.

BACA JUGA: 
Candaan Merger NasDem–Gerindra Muncul di DPR, Di Tengah Isu Konsolidasi Partai

Ia mengatakan isu merger yang sempat beredar memang menimbulkan kegelisahan di internal partai. Namun, kondisi tersebut justru mendorong kader untuk memperkuat solidaritas dan konsolidasi organisasi.

NasDem Klaim Soliditas Internal Meningkat

Fauzi menyebut saat ini konsolidasi terus dilakukan mulai dari tingkat DPW hingga DPP guna menjaga kekompakan partai.

Menurutnya, isu merger justru menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kader terhadap NasDem.

“Hikmahnya pertama kita bisa menjaga kekompakan, menjaga solidaritas, menjaga pertemanan kita, menjaga kecintaan kita terhadap NasDem,” katanya.

Sebelumnya, isu mengenai kemungkinan merger antara NasDem dan Gerindra sempat ramai diperbincangkan di ruang publik.

Namun, Surya Paloh telah lebih dulu membantah kabar tersebut saat memberikan keterangan di NasDem Tower, Jakarta.

“Sudah pastilah tidak ada, itu istilahnya barangkali terlalu cepat menyimpulkan itu,” ucap Surya Paloh.

SulawesiPos.com – Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzi H. Amro, memastikan tidak ada rencana penggabungan partainya dengan partai politik lain, termasuk dengan Partai Gerindra.

Menurut Fauzi, isu mengenai merger maupun akuisisi terhadap NasDem tidak benar.

“Ada isu kita merger, ada isu kita mau diakuisisi. Pertama secara prinsip, itu tidak benar sama sekali,” kata Fauzi di Jakarta, dikutip dari JawaPos, Sabtu (16/5/2026).

Meski demikian, ia mengakui NasDem membuka peluang membangun kerja sama politik dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Bahwa kita menggagas politik, politik blok ya? Artinya kita pengen NasDem ini ke depan kira-kira berkoalisi dengan Prabowo, seperti itu. Itu ada, tapi tidak merger, tidak akuisisi,” ujarnya.

Fauzi menegaskan Ketua Umum NasDem Surya Paloh selalu menekankan pentingnya menjaga kedaulatan partai.

Menurut dia, Surya Paloh tidak akan membiarkan partai yang dibangunnya diambil alih pihak lain.

“Pak Surya selalu mengatakan, ‘Saya tidak rela kalau partai ini akan diambil orang, akan hancur, dan saya akan orang terdepan akan membela’ dan seterusnya,” tuturnya.

BACA JUGA: 
Guru Dikeroyok Siswa di Jambi, Politisi Nasdem Sebut Ini Tamparan Keras dan Krisis Adab yang Parah

Ia mengatakan isu merger yang sempat beredar memang menimbulkan kegelisahan di internal partai. Namun, kondisi tersebut justru mendorong kader untuk memperkuat solidaritas dan konsolidasi organisasi.

NasDem Klaim Soliditas Internal Meningkat

Fauzi menyebut saat ini konsolidasi terus dilakukan mulai dari tingkat DPW hingga DPP guna menjaga kekompakan partai.

Menurutnya, isu merger justru menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kader terhadap NasDem.

“Hikmahnya pertama kita bisa menjaga kekompakan, menjaga solidaritas, menjaga pertemanan kita, menjaga kecintaan kita terhadap NasDem,” katanya.

Sebelumnya, isu mengenai kemungkinan merger antara NasDem dan Gerindra sempat ramai diperbincangkan di ruang publik.

Namun, Surya Paloh telah lebih dulu membantah kabar tersebut saat memberikan keterangan di NasDem Tower, Jakarta.

“Sudah pastilah tidak ada, itu istilahnya barangkali terlalu cepat menyimpulkan itu,” ucap Surya Paloh.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru