Taruna Poltek KP Bone Ditemukan Tewas di Area Kampus, Polisi Selidiki Dugaan Gantung Diri

SulawesiPos.com – Seorang taruna ditemukan meninggal dunia di lingkungan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone yang berlokasi di Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Jumat (1/5/2026) siang. Korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Korban diketahui berinisial AD (21), warga Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar bernama Talibe (57), petani tambak yang bermukim di bagian belakang kampus.

Sekitar pukul 11.46 Wita, saksi berjalan menuju masjid kampus untuk melaksanakan salat Jumat.

Saat melintas di area asrama, tepatnya di tepi sungai, ia mendapati korban dalam kondisi tergantung pada sebatang pohon.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada sejumlah taruna yang berada di sekitar lokasi.

Para taruna kemudian mendatangi tempat kejadian perkara dan menurunkan korban sebelum membawanya ke poliklinik kampus untuk mendapatkan penanganan awal.

Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Tenriawaru, Kabupaten Bone.

Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia sekitar pukul 12.30 Wita.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bone, AKP Alvin Aji K., membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa dugaan awal mengarah pada kasus gantung diri, meski penyebab pastinya masih dalam pendalaman.

“Iya benar, korban ditemukan siang tadi. Saat ini sudah dibawa ke RSUD Tenriawaru untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kejadian ini serta menghormati privasi keluarga korban.

Warga juga diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan situasi mencurigakan atau individu yang membutuhkan pertolongan.

SulawesiPos.com – Seorang taruna ditemukan meninggal dunia di lingkungan kampus Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone yang berlokasi di Kelurahan Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Jumat (1/5/2026) siang. Korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Korban diketahui berinisial AD (21), warga Desa Angkue, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar bernama Talibe (57), petani tambak yang bermukim di bagian belakang kampus.

Sekitar pukul 11.46 Wita, saksi berjalan menuju masjid kampus untuk melaksanakan salat Jumat.

Saat melintas di area asrama, tepatnya di tepi sungai, ia mendapati korban dalam kondisi tergantung pada sebatang pohon.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada sejumlah taruna yang berada di sekitar lokasi.

Para taruna kemudian mendatangi tempat kejadian perkara dan menurunkan korban sebelum membawanya ke poliklinik kampus untuk mendapatkan penanganan awal.

Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Tenriawaru, Kabupaten Bone.

Namun, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia sekitar pukul 12.30 Wita.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Bone, AKP Alvin Aji K., membenarkan peristiwa tersebut.

Ia menyampaikan bahwa dugaan awal mengarah pada kasus gantung diri, meski penyebab pastinya masih dalam pendalaman.

“Iya benar, korban ditemukan siang tadi. Saat ini sudah dibawa ke RSUD Tenriawaru untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait kejadian ini serta menghormati privasi keluarga korban.

Warga juga diharapkan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan situasi mencurigakan atau individu yang membutuhkan pertolongan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru