UMKM Gowa Didorong Go Internasional, Produk Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Gowa mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik level dengan menembus pasar internasional.

Upaya ini ditegaskan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin saat membuka pelatihan ekspor bagi pelaku usaha di Makassar.

Menurutnya, UMKM Gowa tidak boleh hanya bertahan di pasar lokal. Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, produk-produk daerah dinilai mampu bersaing di pasar global jika didukung peningkatan kualitas dan pemahaman ekspor.

Ia mencontohkan sejumlah komoditas yang telah menunjukkan peluang besar, seperti getah pinus yang sebelumnya sudah menembus pasar internasional, termasuk ke India.

Potensi ini diharapkan tidak berhenti pada bahan mentah, tetapi berkembang ke produk bernilai tambah melalui proses hilirisasi.

Damwangsyah juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dalam membangun ekosistem ekspor.

Sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk memperkuat komoditas unggulan dari sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan.

“Hal ini dapat menjadi potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD) kita,” katanya dikutip Rabu (15/4/2026).

BACA JUGA: 
PGRI dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di Gowa, 80 Orang Terima Sembako

Selain peningkatan kapasitas, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Pengelolaan sumber daya alam, seperti getah pinus, diingatkan agar tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sejumlah komoditas unggulan lain yang didorong untuk masuk pasar ekspor antara lain, porang, nilam, ubi jalar, bunga krisan, sayur sawi, madu hingga komoditas unggulan markisa Malino.

Produk-produk ini dinilai memiliki daya tarik pasar jika dikemas dengan standar kualitas internasional.

SulawesiPos.com – Pemerintah Kabupaten Gowa mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik level dengan menembus pasar internasional.

Upaya ini ditegaskan Wakil Bupati Darmawangsyah Muin saat membuka pelatihan ekspor bagi pelaku usaha di Makassar.

Menurutnya, UMKM Gowa tidak boleh hanya bertahan di pasar lokal. Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, produk-produk daerah dinilai mampu bersaing di pasar global jika didukung peningkatan kualitas dan pemahaman ekspor.

Ia mencontohkan sejumlah komoditas yang telah menunjukkan peluang besar, seperti getah pinus yang sebelumnya sudah menembus pasar internasional, termasuk ke India.

Potensi ini diharapkan tidak berhenti pada bahan mentah, tetapi berkembang ke produk bernilai tambah melalui proses hilirisasi.

Damwangsyah juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, khususnya dinas terkait, dalam membangun ekosistem ekspor.

Sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk memperkuat komoditas unggulan dari sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan.

“Hal ini dapat menjadi potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD) kita,” katanya dikutip Rabu (15/4/2026).

BACA JUGA: 
PGRI dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Guru Honorer di Gowa, 80 Orang Terima Sembako

Selain peningkatan kapasitas, aspek keberlanjutan juga menjadi perhatian. Pengelolaan sumber daya alam, seperti getah pinus, diingatkan agar tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Sejumlah komoditas unggulan lain yang didorong untuk masuk pasar ekspor antara lain, porang, nilam, ubi jalar, bunga krisan, sayur sawi, madu hingga komoditas unggulan markisa Malino.

Produk-produk ini dinilai memiliki daya tarik pasar jika dikemas dengan standar kualitas internasional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru