Pantai Mandala Ria Bulukumba: Daya Tarik, Lokasi, dan Sejarah Lengkap

SulawesiPos.com – Pantai Mandala Ria menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menawarkan keindahan alami sekaligus nilai sejarah di Kabupaten Bulukumba.

Terletak di Kecamatan Bonto Bahari, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Bulukumba dan tidak jauh dari kawasan Tanjung Bira.

Pantai ini dikenal dengan hamparan pasir putih yang bersih dan panorama laut yang memanjakan mata. Deretan pohon kelapa yang melambai sepanjang garis pantai menambah suasana tropis yang khas.

Di kedua ujung pantai, terdapat batuan besar yang ditumbuhi pepohonan hijau rindang, menciptakan pemandangan yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Salah satu keunikan Pantai Mandala Ria terletak di bagian selatannya, di mana terdapat sumber air tawar yang muncul saat air laut surut.

Sumber air ini dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan “ere Ia’bayya”.

Tak hanya itu, kawasan ini juga memiliki potensi wisata bawah laut yang memikat, khususnya di area sekitar “bili’iya” atau Apparalang.

BACA JUGA: 
Air Terjun Maccading Bone, Wisata Alam Ulaweng yang Masih Alami

Terumbu karang yang masih alami serta beragam biota laut berwarna-warni menjadikan lokasi ini cocok bagi penyelam maupun pecinta snorkeling.

Jejak Sejarah dan Pinisi

Sebelum dikenal sebagai Pantai Mandala Ria, kawasan ini lebih dulu disebut sebagai Turungan Ara atau Tamparang Ara. Perubahan nama memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan Indonesia dalam merebut Irian Barat.

Senja di Pantai Mandala Ria
Senja di Pantai Mandala Ria

Pada awal 1970-an, nama “Mandala Ria” diusulkan oleh Kepala Desa Ara saat itu sebagai bentuk penghormatan terhadap Operasi Mandala.

Sebelumnya, pada tahun 1961, wilayah ini juga berperan dalam pembuatan perahu pendarat untuk kebutuhan militer.

Sebanyak 20 unit perahu dikerjakan oleh kelompok pengrajin lokal dalam waktu singkat.

Hingga kini, kawasan Ara dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan kapal tradisional Pinisi, yang menjadi warisan budaya maritim Indonesia.

Keunikan Lain dan Suasana Tenang

Di wilayah utara pantai, tepatnya di Bungkang, terdapat kepiting kenari yang oleh masyarakat setempat dianggap memiliki nilai khusus.

BACA JUGA: 
Taman Cinta Takalar, Destinasi Romantis Rayakan Valentine Bersama Pasangan

Hewan ini jarang terlihat dan hanya muncul dalam kondisi tertentu. Dibandingkan destinasi populer seperti Pantai Tanjung Bira, Pantai Mandala Ria cenderung lebih sepi.

Hal ini menjadikannya pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin bersantai, piknik, atau menikmati suasana pantai tanpa keramaian.

Tips Berkunjung

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, disarankan datang pada pagi hingga sore hari untuk menikmati panorama terbaik.

Jangan lupa membawa pakaian ganti jika ingin bermain air, serta menggunakan tabir surya karena cuaca di siang hari cukup terik.

Dengan kombinasi keindahan alam, kekayaan bawah laut, serta nilai sejarah yang kuat, Pantai Mandala Ria menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Bulukumba.

SulawesiPos.com – Pantai Mandala Ria menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menawarkan keindahan alami sekaligus nilai sejarah di Kabupaten Bulukumba.

Terletak di Kecamatan Bonto Bahari, sekitar 35 kilometer dari pusat Kota Bulukumba dan tidak jauh dari kawasan Tanjung Bira.

Pantai ini dikenal dengan hamparan pasir putih yang bersih dan panorama laut yang memanjakan mata. Deretan pohon kelapa yang melambai sepanjang garis pantai menambah suasana tropis yang khas.

Di kedua ujung pantai, terdapat batuan besar yang ditumbuhi pepohonan hijau rindang, menciptakan pemandangan yang unik dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Salah satu keunikan Pantai Mandala Ria terletak di bagian selatannya, di mana terdapat sumber air tawar yang muncul saat air laut surut.

Sumber air ini dikenal oleh masyarakat setempat dengan sebutan “ere Ia’bayya”.

Tak hanya itu, kawasan ini juga memiliki potensi wisata bawah laut yang memikat, khususnya di area sekitar “bili’iya” atau Apparalang.

BACA JUGA: 
Ekowisata Mangrove Lantebung, Ruang Belajar Alam dan Konservasi Pesisir Makassar

Terumbu karang yang masih alami serta beragam biota laut berwarna-warni menjadikan lokasi ini cocok bagi penyelam maupun pecinta snorkeling.

Jejak Sejarah dan Pinisi

Sebelum dikenal sebagai Pantai Mandala Ria, kawasan ini lebih dulu disebut sebagai Turungan Ara atau Tamparang Ara. Perubahan nama memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan Indonesia dalam merebut Irian Barat.

Senja di Pantai Mandala Ria
Senja di Pantai Mandala Ria

Pada awal 1970-an, nama “Mandala Ria” diusulkan oleh Kepala Desa Ara saat itu sebagai bentuk penghormatan terhadap Operasi Mandala.

Sebelumnya, pada tahun 1961, wilayah ini juga berperan dalam pembuatan perahu pendarat untuk kebutuhan militer.

Sebanyak 20 unit perahu dikerjakan oleh kelompok pengrajin lokal dalam waktu singkat.

Hingga kini, kawasan Ara dikenal sebagai salah satu sentra pembuatan kapal tradisional Pinisi, yang menjadi warisan budaya maritim Indonesia.

Keunikan Lain dan Suasana Tenang

Di wilayah utara pantai, tepatnya di Bungkang, terdapat kepiting kenari yang oleh masyarakat setempat dianggap memiliki nilai khusus.

BACA JUGA: 
Air Terjun Maccading Bone, Wisata Alam Ulaweng yang Masih Alami

Hewan ini jarang terlihat dan hanya muncul dalam kondisi tertentu. Dibandingkan destinasi populer seperti Pantai Tanjung Bira, Pantai Mandala Ria cenderung lebih sepi.

Hal ini menjadikannya pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin bersantai, piknik, atau menikmati suasana pantai tanpa keramaian.

Tips Berkunjung

Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, disarankan datang pada pagi hingga sore hari untuk menikmati panorama terbaik.

Jangan lupa membawa pakaian ganti jika ingin bermain air, serta menggunakan tabir surya karena cuaca di siang hari cukup terik.

Dengan kombinasi keindahan alam, kekayaan bawah laut, serta nilai sejarah yang kuat, Pantai Mandala Ria menjadi salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan saat berada di Bulukumba.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru