PSBM XXVI Digelar Besok di Makassar: 1.500 Saudagar Bugis-Makassar dari Mancanegara Ditargetkan Hadir

SulawesiPos.com – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI akan dilaksanakan besok, 25–27 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar yang diadakan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS).

Tahun ini, PSBM hadir dengan konsep baru yang menekankan kolaborasi nyata dan penguatan jejaring usaha hingga tingkat internasional.

Ketua Panitia PSBM XXVI, Ibnu Mundzir, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan keluarga besar Bugis-Makassar, baik di dalam negeri maupun di mancanegara.

“Ini merupakan momentum untuk kita bangkit, mempererat silaturahmi, dan menguatkan persaudaraan seluruh keluarga Bugis Makassar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga yang berada di mancanegara,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat BPP KKSS, Jakarta, (20/03/26).

PSBM XXVI mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, yang mencerminkan semangat agar para saudagar mampu berdaya saing dan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

PSBM XXVI Gunakan Skema Business Matching

Ibnu menjelaskan, konsep tahun ini lebih dari sekadar forum seremonial atau berbagi kisah sukses.

BACA JUGA: 
Cuaca Makassar 4 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Pagi-Sore

Kegiatan diarahkan pada langkah konkret melalui program strategis, termasuk business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan mitra potensial dari berbagai sektor.

“Kalau sebelumnya lebih banyak pada success story, sekarang kita elaborasi lebih jauh secara konkret. Ada konsep berbagi, peduli, dan temu usaha yang kita kemas dalam berbagai kegiatan, termasuk business matching,” jelasnya.

Sejumlah tokoh dan narasumber, termasuk kepala daerah keturunan Sulawesi Selatan, akan hadir sebagai mitra diskusi bagi para saudagar.

Para peserta dapat memaparkan bidang usaha masing-masing, membuka peluang kolaborasi lintas daerah, dan menjalin kerja sama internasional melalui rencana penandatanganan MoU ekspor dengan mitra dari Belanda dan China.

“Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti di Hotel Claro saja, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata, baik bagi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan maupun secara nasional,” tambahnya.

Target 1.500 Saudagar Bugis-Makassar Hadir

PSBM XXVI ditargetkan diikuti sekitar 1.500 peserta dari seluruh Indonesia serta perwakilan saudagar Bugis-Makassar di mancanegara.

BACA JUGA: 
Keluar Rumah Beli Nasi Kuning, Remaja di Makassar Diserang Busur Panah OTK

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring, kolaborasi usaha, serta kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi.

Ketua Harian BPP KKSS, Andi Muhammad Syakir, menegaskan forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat jaringan ekonomi diaspora Bugis-Makassar, yang dikenal tangguh dan adaptif di berbagai sektor usaha.

“Pertemuan ini adalah momentum konsolidasi kekuatan ekonomi saudagar Bugis Makassar untuk mendorong investasi dan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan nasional,” ujarnya kepada waratwan, Senin (23/3).

Menurut Andi Syakir, PSBM bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tudang sipulung, ruang berbagi pengalaman, diskusi solusi, pertukaran ide bisnis, sekaligus mempererat persaudaraan saudagar Bugis-Makassar.

“Ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tudang sipulung (musyawarah), ruang berbagi pengalaman, diskusi untuk melahirkan solusi, serta pertukaran ide bisnis, sekaligus mempererat persaudaraan saudagar Bugis Makassar,” jelasnya.

SulawesiPos.com – Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI akan dilaksanakan besok, 25–27 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar yang diadakan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS).

Tahun ini, PSBM hadir dengan konsep baru yang menekankan kolaborasi nyata dan penguatan jejaring usaha hingga tingkat internasional.

Ketua Panitia PSBM XXVI, Ibnu Mundzir, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan keluarga besar Bugis-Makassar, baik di dalam negeri maupun di mancanegara.

“Ini merupakan momentum untuk kita bangkit, mempererat silaturahmi, dan menguatkan persaudaraan seluruh keluarga Bugis Makassar, tidak hanya di Indonesia tetapi juga yang berada di mancanegara,” ujarnya saat ditemui di Sekretariat BPP KKSS, Jakarta, (20/03/26).

PSBM XXVI mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, yang mencerminkan semangat agar para saudagar mampu berdaya saing dan berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

PSBM XXVI Gunakan Skema Business Matching

Ibnu menjelaskan, konsep tahun ini lebih dari sekadar forum seremonial atau berbagi kisah sukses.

BACA JUGA: 
Pohon Tumbang di Tupai dan Bajiminasa Makassar, Jalan Lumpuh-Motor Rusak

Kegiatan diarahkan pada langkah konkret melalui program strategis, termasuk business matching yang mempertemukan pelaku usaha dengan mitra potensial dari berbagai sektor.

“Kalau sebelumnya lebih banyak pada success story, sekarang kita elaborasi lebih jauh secara konkret. Ada konsep berbagi, peduli, dan temu usaha yang kita kemas dalam berbagai kegiatan, termasuk business matching,” jelasnya.

Sejumlah tokoh dan narasumber, termasuk kepala daerah keturunan Sulawesi Selatan, akan hadir sebagai mitra diskusi bagi para saudagar.

Para peserta dapat memaparkan bidang usaha masing-masing, membuka peluang kolaborasi lintas daerah, dan menjalin kerja sama internasional melalui rencana penandatanganan MoU ekspor dengan mitra dari Belanda dan China.

“Harapannya, pertemuan ini tidak berhenti di Hotel Claro saja, tetapi benar-benar menghasilkan dampak nyata, baik bagi pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan maupun secara nasional,” tambahnya.

Target 1.500 Saudagar Bugis-Makassar Hadir

PSBM XXVI ditargetkan diikuti sekitar 1.500 peserta dari seluruh Indonesia serta perwakilan saudagar Bugis-Makassar di mancanegara.

BACA JUGA: 
Cuaca Makassar 4 Januari 2026: Hujan Berpotensi Guyur Pagi-Sore

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat jejaring, kolaborasi usaha, serta kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi.

Ketua Harian BPP KKSS, Andi Muhammad Syakir, menegaskan forum ini menjadi ruang penting untuk memperkuat jaringan ekonomi diaspora Bugis-Makassar, yang dikenal tangguh dan adaptif di berbagai sektor usaha.

“Pertemuan ini adalah momentum konsolidasi kekuatan ekonomi saudagar Bugis Makassar untuk mendorong investasi dan memperkuat kontribusi terhadap pembangunan nasional,” ujarnya kepada waratwan, Senin (23/3).

Menurut Andi Syakir, PSBM bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tudang sipulung, ruang berbagi pengalaman, diskusi solusi, pertukaran ide bisnis, sekaligus mempererat persaudaraan saudagar Bugis-Makassar.

“Ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tudang sipulung (musyawarah), ruang berbagi pengalaman, diskusi untuk melahirkan solusi, serta pertukaran ide bisnis, sekaligus mempererat persaudaraan saudagar Bugis Makassar,” jelasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru