Shalat Idul Fitri Berapa Rakaat? Ini Tata Cara, Niat, dan Bacaan Lengkapnya

SulawesiPos.com – Shalat Idul Fitri menjadi salah satu momen ibadah yang paling dinanti umat Islam saat Hari Raya tiba.

Meski hanya dilaksanakan setahun sekali, masih banyak yang mencari kembali tata cara shalat Idul Fitri dan bacaannya agar tidak keliru saat melaksanakannya.

Hal yang paling sering ditanyakan biasanya seputar jumlah rakaat, jumlah takbir tambahan, niat shalat Idul Fitri, hingga bacaan yang dianjurkan pada setiap rakaat.

Karena itu, memahami urutan shalat Id secara benar sangat penting agar ibadah berjalan khusyuk dan sesuai tuntunan.

Berikut panduan lengkap tata cara shalat Idul Fitri beserta bacaan, niat, dan sunnah yang perlu diketahui.

Shalat Idul Fitri Berapa Rakaat?

Shalat Idul Fitri dilaksanakan sebanyak 2 rakaat dan hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Umumnya shalat ini dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan, namun dalam kondisi tertentu juga bisa dikerjakan sendiri di rumah.

Perbedaan utama shalat Idul Fitri dengan shalat sunnah lainnya terletak pada adanya takbir tambahan pada rakaat pertama dan rakaat kedua.

BACA JUGA: 
Mengenal Buras, Hidangan Wajib Lebaran Orang Sulawesi Selatan

Niat Shalat Idul Fitri Lengkap

Niat shalat Idul Fitri dapat disesuaikan dengan posisi sebagai imam, makmum, atau saat dikerjakan sendiri.

Niat sebagai imam:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini imaaman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat sebagai makmum:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat sendiri:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Idul Fitri dari Awal sampai Salam

Berikut urutan pelaksanaan shalat Idul Fitri yang perlu dipahami:

Rakaat Pertama

  • Niat shalat Idul Fitri
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Takbir tambahan 7 kali
  • Di sela takbir membaca zikir
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek, sunnahnya Surat Al-A’la
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri untuk rakaat kedua
BACA JUGA: 
Jamaah An Nadzir di Gowa Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh Jumat 20 Maret 2026

Rakaat Kedua

  • Takbir tambahan 5 kali
  • Membaca zikir di sela takbir
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek, sunnahnya Surat Al-Ghasyiyah
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Bacaan di Sela Takbir Shalat Idul Fitri

Di sela-sela takbir tambahan, jamaah dianjurkan membaca zikir:

Subhaanallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

Artinya:

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Doa Iftitah Shalat Idul Fitri

Salah satu doa iftitah yang umum dibaca saat shalat Idul Fitri adalah:

Allaahu akbaru kabiiraa, walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Sunnah Sebelum Shalat Idul Fitri yang Perlu Diketahui

Selain memahami bacaan dan tata cara shalat Idul Fitri, ada beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum berangkat ke tempat shalat:

  1. Mandi sebelum shalat Id
  2. Memakai pakaian terbaik dan bersih
  3. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat
  4. Memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri
  5. Berangkat lebih awal ke lokasi shalat
  6. Melalui jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang
BACA JUGA: 
Kapan Idul Fitri 2026? Ini Jadwal Resmi Muhammadiyah, Prediksi Pemerintah, dan Info Sidang Isbat

Khutbah Setelah Shalat Idul Fitri

Setelah shalat Idul Fitri selesai, imam biasanya menyampaikan khutbah.

Khutbah Id dilaksanakan setelah shalat, berbeda dengan shalat Jumat yang khutbahnya dilakukan sebelum shalat.

Jamaah dianjurkan tetap menyimak khutbah hingga selesai.

Mengapa Tata Cara Shalat Idul Fitri Penting Dipahami?

Mempelajari tata cara shalat Idul Fitri dan bacaannya penting agar ibadah Hari Raya tidak dilakukan secara asal.

Dengan mengetahui jumlah rakaat, urutan takbir, niat, dan bacaan yang dianjurkan, umat Islam bisa menjalankan shalat Id dengan lebih tenang, yakin, dan khusyuk.

Selain itu, artikel tentang panduan shalat Idul Fitri selalu banyak dicari menjelang Lebaran karena membantu masyarakat yang ingin memastikan ibadahnya sesuai tuntunan.

SulawesiPos.com – Shalat Idul Fitri menjadi salah satu momen ibadah yang paling dinanti umat Islam saat Hari Raya tiba.

Meski hanya dilaksanakan setahun sekali, masih banyak yang mencari kembali tata cara shalat Idul Fitri dan bacaannya agar tidak keliru saat melaksanakannya.

Hal yang paling sering ditanyakan biasanya seputar jumlah rakaat, jumlah takbir tambahan, niat shalat Idul Fitri, hingga bacaan yang dianjurkan pada setiap rakaat.

Karena itu, memahami urutan shalat Id secara benar sangat penting agar ibadah berjalan khusyuk dan sesuai tuntunan.

Berikut panduan lengkap tata cara shalat Idul Fitri beserta bacaan, niat, dan sunnah yang perlu diketahui.

Shalat Idul Fitri Berapa Rakaat?

Shalat Idul Fitri dilaksanakan sebanyak 2 rakaat dan hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan.

Umumnya shalat ini dilakukan secara berjamaah di masjid atau lapangan, namun dalam kondisi tertentu juga bisa dikerjakan sendiri di rumah.

Perbedaan utama shalat Idul Fitri dengan shalat sunnah lainnya terletak pada adanya takbir tambahan pada rakaat pertama dan rakaat kedua.

BACA JUGA: 
Kementan Pastikan Produksi CPO 2026 Aman untuk Pasokan Minyak Goreng Jelang Idulfitri 1447 H

Niat Shalat Idul Fitri Lengkap

Niat shalat Idul Fitri dapat disesuaikan dengan posisi sebagai imam, makmum, atau saat dikerjakan sendiri.

Niat sebagai imam:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini imaaman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Niat sebagai makmum:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini ma’muuman lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat sendiri:

Ushalli sunnatan li ‘iidil fithri rak‘ataini lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:

“Aku niat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Idul Fitri dari Awal sampai Salam

Berikut urutan pelaksanaan shalat Idul Fitri yang perlu dipahami:

Rakaat Pertama

  • Niat shalat Idul Fitri
  • Takbiratul ihram
  • Membaca doa iftitah
  • Takbir tambahan 7 kali
  • Di sela takbir membaca zikir
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek, sunnahnya Surat Al-A’la
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri untuk rakaat kedua
BACA JUGA: 
Jamaah An Nadzir di Gowa Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh Jumat 20 Maret 2026

Rakaat Kedua

  • Takbir tambahan 5 kali
  • Membaca zikir di sela takbir
  • Membaca Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek, sunnahnya Surat Al-Ghasyiyah
  • Rukuk
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Tasyahud akhir
  • Salam

Bacaan di Sela Takbir Shalat Idul Fitri

Di sela-sela takbir tambahan, jamaah dianjurkan membaca zikir:

Subhaanallaah walhamdulillaah wa laa ilaaha illallaah wallaahu akbar.

Artinya:

“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Doa Iftitah Shalat Idul Fitri

Salah satu doa iftitah yang umum dibaca saat shalat Idul Fitri adalah:

Allaahu akbaru kabiiraa, walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa ana minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Sunnah Sebelum Shalat Idul Fitri yang Perlu Diketahui

Selain memahami bacaan dan tata cara shalat Idul Fitri, ada beberapa sunnah yang dianjurkan sebelum berangkat ke tempat shalat:

  1. Mandi sebelum shalat Id
  2. Memakai pakaian terbaik dan bersih
  3. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat
  4. Memperbanyak takbir sejak malam Idul Fitri
  5. Berangkat lebih awal ke lokasi shalat
  6. Melalui jalan yang berbeda saat berangkat dan pulang
BACA JUGA: 
Mentan Amran/KaBapanas Tegaskan Jelang Ramadhan–Idul Fitri 2026 Tak Ada Alasan Harga Pangan Naik

Khutbah Setelah Shalat Idul Fitri

Setelah shalat Idul Fitri selesai, imam biasanya menyampaikan khutbah.

Khutbah Id dilaksanakan setelah shalat, berbeda dengan shalat Jumat yang khutbahnya dilakukan sebelum shalat.

Jamaah dianjurkan tetap menyimak khutbah hingga selesai.

Mengapa Tata Cara Shalat Idul Fitri Penting Dipahami?

Mempelajari tata cara shalat Idul Fitri dan bacaannya penting agar ibadah Hari Raya tidak dilakukan secara asal.

Dengan mengetahui jumlah rakaat, urutan takbir, niat, dan bacaan yang dianjurkan, umat Islam bisa menjalankan shalat Id dengan lebih tenang, yakin, dan khusyuk.

Selain itu, artikel tentang panduan shalat Idul Fitri selalu banyak dicari menjelang Lebaran karena membantu masyarakat yang ingin memastikan ibadahnya sesuai tuntunan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru