SulawesiPos.com – Di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan, aparat keamanan Iran mengambil langkah tegas dengan menangkap ratusan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas spionase.
Kepala Kepolisian Iran, Ahmad Reza Radan, mengungkapkan bahwa sekitar 500 orang telah diamankan dalam operasi tersebut.
Mereka dicurigai memiliki keterkaitan dengan pihak asing yang dianggap sebagai “musuh”, termasuk diduga menjalin komunikasi dengan media yang dinilai tidak sejalan dengan kepentingan Iran.
“Iran telah menahan 500 mata-mata, yang mengirimkan informasi kepada musuh dan media anti-Iran,” kata Radan dikutip Selasa (17/3/2026).
Dari ratusan orang yang ditahan, sekitar 250 di antaranya disebut memiliki peran lebih serius.
Mereka diduga secara langsung mengirimkan informasi intelijen yang berkaitan dengan kondisi keamanan, termasuk data yang berhubungan dengan serangan terhadap Iran, kepada penyiar yang berbasis di London, Iran International.
Informasi itu salah satunya berupa data lokasi-lokasi yang menjadi sasaran serangan.
Langkah penindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memperketat pengawasan di dalam negeri.
Aparat menilai, selain aktivitas spionase, sebagian dari individu tersebut juga diduga memiliki hubungan dengan kelompok bersenjata, sehingga dapat berpotensi mengganggu stabilitas dan ketertiban umum.
Situasi ini mencerminkan meningkatnya kewaspadaan pemerintah Iran terhadap potensi ancaman dari dalam negeri, terutama di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan.

