Jelang Mudik Lebaran, Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Diprediksi Tembus 187 Ribu pada 18 Maret

SulawesiPos.com – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai menunjukkan peningkatan menjelang periode mudik Lebaran 2026.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, sebelumnya menyebut lonjakan mobilitas tersebut merupakan bagian dari tren peningkatan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.

Puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 187.202 orang dalam satu hari dan 1.193 penerbangan.

Puncak arus balik diprediksi 28 Maret

Selain lonjakan keberangkatan, otoritas bandara juga memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada 28 Maret 2026.

Pada hari tersebut jumlah penumpang diperkirakan mencapai 198.387 orang dengan sekitar 1.221 penerbangan.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026 pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan mencapai 3.010.993 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 2,22 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Sementara itu jumlah penerbangan diperkirakan mencapai 19.891 pergerakan atau naik sekitar 3,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal 3 layani penumpang terbanyak

Pantauan operasional pada Sabtu (14/3/2026) menunjukkan aktivitas penerbangan sudah mulai ramai.

Baca Juga: 
Sidang Isbat Idulfitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Libatkan BMKG hingga Ormas Islam

Sepanjang hari tersebut tercatat 1.171 penerbangan yang terdiri dari 580 keberangkatan dan 591 kedatangan dengan total 177.521 penumpang.

Berdasarkan distribusi terminal, Terminal 2 menjadi salah satu kontributor utama dengan sekitar 30 persen penerbangan dan hampir 29 persen penumpang harian.

Sementara Terminal 1 menangani sekitar 25 persen penerbangan dengan kontribusi penumpang sekitar 29 persen dari total penumpang harian.

Adapun Terminal 3 menangani sekitar 34 persen penerbangan dan lebih dari 35 persen penumpang, termasuk penerbangan internasional yang menyumbang sekitar 16 persen dari total penumpang bandara.

Selain penerbangan penumpang, sekitar 3 persen aktivitas penerbangan merupakan penerbangan kargo yang tetap beroperasi untuk mendukung distribusi logistik selama periode Lebaran.

Dengan tren peningkatan mobilitas tersebut, masyarakat yang hendak terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta diimbau datang lebih awal ke bandara.

Hal ini untuk mengantisipasi antrean pada proses check-in, pemeriksaan keamanan, serta kepadatan di area keberangkatan.

Penumpang juga diminta memastikan dokumen perjalanan, bagasi, dan jadwal penerbangan sebelum berangkat karena volume penerbangan diperkirakan terus meningkat hingga puncak arus mudik.

Baca Juga: 
Jelang Lebaran Tren Pencurian Meningkat, Polres Bone Imbau Warga Perhatikan Barang Bawaan Sebelum Mudik

SulawesiPos.com – Pergerakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai menunjukkan peningkatan menjelang periode mudik Lebaran 2026.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, sebelumnya menyebut lonjakan mobilitas tersebut merupakan bagian dari tren peningkatan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran tahun ini.

Puncak arus keberangkatan diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 187.202 orang dalam satu hari dan 1.193 penerbangan.

Puncak arus balik diprediksi 28 Maret

Selain lonjakan keberangkatan, otoritas bandara juga memproyeksikan puncak arus balik akan terjadi pada 28 Maret 2026.

Pada hari tersebut jumlah penumpang diperkirakan mencapai 198.387 orang dengan sekitar 1.221 penerbangan.

Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026 pergerakan penumpang di Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan mencapai 3.010.993 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 2,22 persen dibandingkan periode Lebaran 2025. Sementara itu jumlah penerbangan diperkirakan mencapai 19.891 pergerakan atau naik sekitar 3,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Terminal 3 layani penumpang terbanyak

Pantauan operasional pada Sabtu (14/3/2026) menunjukkan aktivitas penerbangan sudah mulai ramai.

Baca Juga: 
Sidang Isbat Idulfitri 2026 Digelar 19 Maret, Kemenag Libatkan BMKG hingga Ormas Islam

Sepanjang hari tersebut tercatat 1.171 penerbangan yang terdiri dari 580 keberangkatan dan 591 kedatangan dengan total 177.521 penumpang.

Berdasarkan distribusi terminal, Terminal 2 menjadi salah satu kontributor utama dengan sekitar 30 persen penerbangan dan hampir 29 persen penumpang harian.

Sementara Terminal 1 menangani sekitar 25 persen penerbangan dengan kontribusi penumpang sekitar 29 persen dari total penumpang harian.

Adapun Terminal 3 menangani sekitar 34 persen penerbangan dan lebih dari 35 persen penumpang, termasuk penerbangan internasional yang menyumbang sekitar 16 persen dari total penumpang bandara.

Selain penerbangan penumpang, sekitar 3 persen aktivitas penerbangan merupakan penerbangan kargo yang tetap beroperasi untuk mendukung distribusi logistik selama periode Lebaran.

Dengan tren peningkatan mobilitas tersebut, masyarakat yang hendak terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta diimbau datang lebih awal ke bandara.

Hal ini untuk mengantisipasi antrean pada proses check-in, pemeriksaan keamanan, serta kepadatan di area keberangkatan.

Penumpang juga diminta memastikan dokumen perjalanan, bagasi, dan jadwal penerbangan sebelum berangkat karena volume penerbangan diperkirakan terus meningkat hingga puncak arus mudik.

Baca Juga: 
Operasi Ketupat di Bone Pastikan Mudik Aman, Lima Pos Disiapkan Layani Pemudik

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru