SulawesiPos.com – Kehidupan masyarakat di Desa Pallime, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan memiliki keunikan tersendiri.
Di wilayah ini, perahu menjadi sarana transportasi utama warga untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kondisi geografis desa yang dikelilingi aliran sungai membuat sebagian warga lebih mengandalkan perahu dibandingkan kendaraan darat.
Perahu digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pergi bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga mengangkut hasil pertanian.
Setiap pagi, warga terlihat menyusuri sungai menggunakan perahu kecil bermesin maupun perahu dayung. Aktivitas tersebut sudah menjadi pemandangan biasa bagi masyarakat setempat.
Salah seorang warga, Ina mengatakan, penggunaan perahu sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat lama. Sungai menjadi jalur utama yang menghubungkan rumah warga dengan area persawahan maupun desa di sekitarnya.
“Kalau mau ke kebun atau ke tempat kerja, biasanya pakai perahu. Lebih cepat lewat sungai dibanding harus memutar lewat darat,” ujarnya.
Selain sebagai alat transportasi, sungai juga menjadi sumber penghidupan bagi sebagian warga. Beberapa di antaranya memanfaatkan perahu untuk menangkap ikan atau mengangkut hasil panen.
Meski demikian, warga berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait pembangunan akses darat agar mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.
Kepala Desa Pallime, Musdalifah mengatakan, jembatan merupakan kebutuhan utama masyarakat. Warga kata dia sejak lama mendambakan jembatan.
Ia mengatakan ada lima desa yang sejak lama mengusulkan pembangunan jembatan. Masing masing Ajallasse, Pallime, Pusungnge, Laoni dan Latonro.
Desa Pallime sendiri menyimpan potensi alam yang cukup menarik.
Hamparan sungai yang membelah kawasan desa serta aktivitas warga yang akrab dengan perahu menghadirkan potret kehidupan pedesaan yang unik dan khas di wilayah Kecamatan Cenrana.
Keunikan tersebut menjadikan Desa Pallime tidak hanya sekadar tempat tinggal bagi warganya, tetapi juga gambaran tentang bagaimana masyarakat beradaptasi dengan kondisi alam di sekitarnya. (kar)

