SulawesiPos.com – Pagar yang menjadi bagian dari proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Bontosunggu, Desa Pa’rapunganta, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar dilaporkan roboh pada Kamis (5/3/2026).
Kejadian tersebut diketahui setalah waga setempat meilhat bagian pagar yang baru selesai dikerjakan ambruk.
Sejumlah warga menduga kerusakan tersebut berkaitan dengan kekuatan struktur bangunan yang dinilai kurang kokoh.
Mereka menilai pondasi pagar tidak cukup kuat untuk menopang konstruksi yang telah dibangun.
“Proyek pagar Sekolah Rakyat itu roboh. Dugaan kami, kekuatan dasar pondasi bangunannya kurang kuat,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian dikutip dari JawaPos Group.
Selain persoalan pondasi, warga juga menyoroti dugaan kualitas material yang digunakan dalam pembangunan proyek tersebut.
Mereka menilai pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang.
Menurut warga, kondisi pagar yang roboh berpotensi membahayakan lingkungan sekitar apabila tidak segera ditangani.
Mereka khawatir jika kualitas konstruksi pada bagian lain dari proyek juga mengalami masalah serupa.
“Beruntung baru pagarnya. Bagaimana jika bangunan di dalam sudah jadi lalu roboh? Siapa yang mau bertanggung jawab?” tambahnya.
Proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Takalar merupakan bagian dari program nasional yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia di era Presiden Prabowo.
Program ini ditujukan untuk menyediakan akses pendidikan berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
Untuk pembangunan tahap awal di Takalar, proyek ini disebut menghabiskan anggaran sekitar Rp229 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Fasilitas pendidikan tersebut direncanakan mulai beroperasi penuh tahun ini.

