SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam 2,66% ke level 8.016 pada perdagangan terbaru, di tengah munculnya tekanan jual di pasar.
Dalam risetnya, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (c) dari [x] pada label hitam.
Dengan struktur tersebut, koreksi IHSG dinilai cenderung terbatas untuk menguji area 7.945–7.984 dan selanjutnya berpeluang kembali menguat ke rentang 8.437–8.638.
Level support IHSG berada di 7.970 dan 7.861, sedangkan resistance di 8.170 dan 8.306.
Rekomendasi saham pilihan
HRTA – Spec Buy
HRTA menguat 0,31% ke 3.250 namun disertai tekanan jual. Saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii].
Spec Buy: 3.030–3.180
Target Price: 3.500, 3.660
Stoploss: below 2.940
EXCL – Buy on Weakness
EXCL terkoreksi 6,62% ke 2.960 disertai tekanan jual dan bergerak di bawah MA20. Diperkirakan berada pada bagian dari wave B dari wave (B).
Buy on Weakness: 2.870–2.910
Target Price: 3.250, 3.490
Stoploss: below 2.780
PSAB – Buy on Weakness
PSAB menguat 5,45% ke 580 disertai peningkatan volume pembelian. Selama mampu bertahan di atas 525 sebagai stoploss, PSAB diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (B) pada label hitam.
Buy on Weakness: 545–565
Target Price: 600, 635
Stoploss: below 525
BMRI – Sell on Strength
BMRI terkoreksi 3,79% ke 5.075 dan masih didominasi tekanan jual, meski penutupan berada di atas MA20. Saat ini diperkirakan berada di awal wave [ii] dari wave 3, sehingga masih rawan melanjutkan koreksi ke rentang 4.720–4.880.
Sell on Strength: 5.175–5.225
Disclaimer: Rekomendasi ini merupakan analisis teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada pada masing-masing investor.

