SulawesiPos.com, London – Derby London kembali memanas, namun kali ini panggung sepenuhnya menjadi milik Arsenal.
Bertandang ke markas Tottenham Hotspur, The Gunners tampil agresif dan efisien hingga menutup laga dengan kemenangan telak 4-1.
Pertandingan berjalan dalam tempo tinggi sejak menit awal.
Tottenham mencoba menekan lewat permainan cepat di sisi sayap, tetapi Arsenal tampil lebih tenang dan terorganisir.
Gol pembuka lahir lebih dulu untuk tim tamu sebelum tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit ke-34 melalui Randal Kolo Muani yang memaksimalkan peluang di kotak penalti.
Skor 1-1 sempat menghidupkan harapan publik tuan rumah.
Namun momentum tersebut tak bertahan lama.
Memasuki babak kedua, Arsenal langsung meningkatkan intensitas serangan.
Viktor Gyokeres menjadi sosok sentral di lini depan.
Penyerang tajam itu mencetak gol pada menit ke-47 yang kembali membawa Arsenal unggul 2-1.
Dominasi The Gunners makin terlihat ketika Eberechi Eze memperlebar jarak menjadi 3-1 di menit ke-61.
Gol tersebut praktis memukul mental pemain Tottenham yang mulai kehilangan ritme permainan.
Meski melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah keadaan, Tottenham kesulitan membongkar pertahanan solid Arsenal.
Justru di masa injury time, Gyokeres kembali menunjukkan insting predatornya dengan mencetak gol kedua sekaligus mengunci kemenangan 4-1 pada menit 90+4.
Secara statistik, Arsenal memang pantas menang.
Mereka mencatat penguasaan bola 61% jauh lebih tinggi dibanding Tottenham yang hanya 39%.
Efektivitas penyelesaian akhir dan disiplin lini belakang menjadi kunci utama kemenangan ini.
Hasil ini semakin mempertegas ambisi Arsenal dalam perburuan gelar musim ini.
Konsistensi performa serta ketajaman lini serang menjadi modal penting menghadapi jadwal padat berikutnya.
Sebaliknya, Tottenham semakin dekat dari zona degradasi.
Derby London kali ini tak hanya soal gengsi, tetapi juga menunjukkan perbedaan kualitas dan kematangan permainan.
Arsenal datang, menyerang, dan pulang dengan tiga poin meyakinkan.

