SulawesiPos.com – Makassar bukan hanya terkenal dengan kulinernya atau pesona pantainya, tapi juga dengan deretan masjid dan tempat ibadah yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan keunikan tersendiri.
Bagi wisatawan yang ingin menggabungkan ibadah dengan kegiatan wisata, beberapa masjid ikonik ini bisa jadi tujuan menarik.
1. Masjid Raya Makassar
Lokasi: Jl. Masjid Raya, Bontoala, Kec. Bontoala, Kota Makassarr
Masjid Raya Makassar adalah salah satu masjid terbesar di kota ini dan sering menjadi ikon religi kota Makassar.
Dengan arsitektur modern yang megah dan lapangan luas di sekitarnya, masjid ini menjadi tempat yang nyaman untuk ibadah sekaligus berjalan-jalan.
Wisatawan dapat menikmati desain kubah dan menara yang menjulang tinggi, serta mengambil foto di area terbuka yang rapi dan hijau.
2. Masjid Al-Markaz
Lokasi: Jl. Masjid Raya No.57, Timungan Lompoa, Kec. Bontoala, Kota Makassar
Terletak di pusat kota, Masjid Al-Markaz menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
Masjid ini dikenal dengan desain interior yang menawan dan ruang utama yang luas, cocok untuk shalat berjamaah.
Di bagian samping masjid, banyak tenan yang menjajakan jajanan atau takjil buka puasa yang bisa kamu dapatkan.
Selain itu, masjid ini juga memiliki fasilitas belajar agama dan perpustakaan kecil yang bisa dijelajahi wisatawan yang tertarik dengan sejarah dan budaya Islam di Makassar.
3. Masjid Amirul Mukminin (Masjid Terapung)
Lokasi: Jl. Penghibur No.289, Losari, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar
Salah satu destinasi paling unik di Makassar adalah Masjid Amirul Mukminin, yang populer dengan julukan “Masjid Terapung.”
Terletak di tepi laut Losari, masjid ini tampak seolah-olah melayang di atas air saat air pasang.
Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga cocok untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dan mengambil foto-foto Instagramable.
Suasana sore di masjid ini sangat menenangkan, apalagi saat bulan Ramadan, menjadikannya lokasi ngabuburit yang berbeda.
4. Masjid Muhammad Cheng Ho
Lokasi: Jl. Danau Tanjung Bunga, Makassar
Untuk wisata sejarah dan budaya, Masjid Muhammad Cheng Ho wajib dikunjungi. Masjid ini menggabungkan arsitektur Islam dengan sentuhan Tionghoa, menghormati figur laksamana Muslim asal Tiongkok, Cheng Ho.
Ornamen naga dan kaligrafi yang khas menjadikan masjid ini berbeda dari masjid pada umumnya.
Masjid ini menjadi simbol toleransi dan keragaman budaya di Makassar, sekaligus lokasi yang menarik untuk dipelajari dan didokumentasikan.
Makassar membuktikan bahwa wisata religi bisa sejalan dengan pengalaman budaya dan estetika.
Dari masjid modern hingga masjid terapung dan berarsitektur unik, setiap tempat ibadah punya cerita dan keunikan tersendiri.
Bagi wisatawan, ini bukan sekadar kunjungan spiritual, tapi juga kesempatan menikmati keindahan arsitektur dan sejarah kota.

