Aktivitas penanaman mangrove ini bukan hanya berdampak ekologis, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga wilayah pesisir dari abrasi dan perubahan iklim.
Dengan konsep ekowisata berbasis edukasi dan partisipasi publik, Lantebung tumbuh sebagai simbol kolaborasi antara alam, akademisi, komunitas, dan masyarakat lokal.
Spot Favorit Fotografi
Bagi pencinta fotografi dan konten kreator, Lantebung menawarkan banyak spot foto estetik berlatar mangrove, laut, dan langit pesisir Makassar.
Waktu terbaik berkunjung adalah pagi dan sore hari, saat cahaya matahari menciptakan nuansa dramatis dan menenangkan.
Selain itu, kawasan ini juga ramah untuk wisata keluarga. Jalur tracking yang relatif aman serta suasana alam yang sejuk membuat pengunjung betah berlama-lama.
Peran Masyarakat Lokal
Pengelolaan Ekowisata Mangrove Lantebung melibatkan masyarakat setempat, baik dalam perawatan kawasan maupun pelayanan wisata.
Hal ini memberi dampak ekonomi positif sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.
Keterlibatan warga menjadikan Lantebung tidak hanya sebagai objek wisata, tetapi juga simbol kolaborasi antara alam, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

